Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Sepakbola tak lepas dari yang namanya supporter. Teriakan atau nyanyian mereka menjadi motivasi para pemain untuk menang, juga dapat menggoyahkan pemain lawan. Supporter membuat pertandingan menjadi lebih berkesan dan dinamis. Bahkan tak jarang keberadaan supporter justru lebih menonjol dan menarik perhatian ketimbang pertandingannya sendiri serta menjadi elemen penting yang turut mewarnai perkembangan sepak bola dari masa ke masa.

Supporter juga sebagai sumber pendapatan utama bagi klub, karena dengan membeli tiket dan menyaksikan pertandingan, mereka turut menghidupkan team. Tak cuma itu, penjualan merchandise pun sebagai pasar yang menguntungkan lewat supporter.

Sebagai olahraga paling populer, sepakbola telah menarik begitu banyak orang untuk menjadi supporter dengan fanatisme yang sangat kental. Fanatisme ini yang kemudian mendorong supporter untuk mengorganisir dirinya serta melakukan berbagai aksi yang mencolok sebagai manifestasi dari fanatisme tersebut.

PSGC Ciamis mempunyai beberapa kelompok supporter, diantaranya Balad Galuh, Dulur Galuh, Galuh Curva Sud (GCS), Baraya Galuh dan Siih Galuh. Kelompok supporter ini sangat berperan penting dalam setiap pertandingan Laskar Singacala. Terbukti mereka selalu ada di setiap laga kandang maupun tandang. Mengenai sepak terjang PSGC Ciamis selama berkompetisi, para supporter tersebut selalu mengikuti perkembangan team.

Pada tahun ini PSGC Ciamis tidak akan mengikuti kompetisi profesional, PSGC terdegradasi ke Liga 3 setelah pada kompetisi Liga 2 Indonesia kalah bersaing dengan team lain. Hasil kongres tahunan PSSI memutuskan bahwa Liga 3 Indonesia berstatus liga amatir. Jelas hal ini menuai pro dan kontra dari supporter. Ada yang menerima dan tidak sedikit pula yang berkomentar miring.

Salah satu pentolan Balad Galuh, Asep Rio Sudrajat yang juga menjabat sekjen Balad Galuh ini mengatakan, “kami masih bisa menerima PSGC bermain di liga amatir, hal ini harus jadi bahan evaluasi buat managemen supaya lebih baik lagi dalam mempersiapkan team dan kami selalu siap medukung team kebanggaan di level kompetisi apapun serta berharap PSGC tak lama terdampar di Liga 3,” ujarnya.

Ketua Dulur Galuh, Arul berpendapat pengalaman pahit di kompetisi yang sebelumnya harus dievaluasi kembali terutama dalam hal perekrutan pemain, kemudian pelatih harus benar-benar mengetahui karakter permainan PSGC.

Pentolan Baraya Galuh, Muhammad Saepudin mengatakan, “PSGC CIAMIS harus segera mempersiapkan lebih matang untuk liga 3 musim depan agar bisa kembali ke liga 2 Indonesia ke depannya,” ucapnya.

Begitupun pentolan Galuh Curva Sud, Erwin juga berpendapat, “dimanapun kebanggaan berlaga, kebanggaan tetaplah kebanggaan. Yang terpenting PSGC melakukan yang terbaik, karena proses tidak akan memperkosa hasil.” Pungkasnya.

(Ar7/GALUH.ID)

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.