Ciamis, Galuh.ID – Ketua Umum  Paguyuban Peduli Alam dan Lingkungan  Petani Galuh Asri (Pedal Gas) Kabupaten Ciamis,  Noer JM mengeluhkan adanya pohon di trotoar jalan Siliwangi. Pasalnya pohon yang ditanam di depan Kejaksaan Negeri Ciamis ini ditembok rapat hingga akar pohon pun tidak terlihat.

Noer JM berpendapat jika hal tersebut bisa menghambat pertumbuhan pohon, akibatnya pohon bisa mati atau tumbuh kerdil.

Noer JM juga mengatakan pohon yang ditanam di atas trotoar berfungsi untuk penghijauan, penahan polusi dan menyerap karbondioksida, tetapi menanam pohon harus sesuai dengan kaidah yang normal.

BACA JUGA!

“Saya tidak setuju apabila penanaman pohon seperti itu, itu akan membuat pohon mati dan tidak bisa tumbuh dengan normal. Jangan samakan pohon dengan tiang listrik!” Tegasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (13/11/2018).

Noer JM menjelaskan pohon itu mahluk hidup yang harus diberi ruang untuk bernapas sehingga bisa tumbuh bebas dan normal. Ia berharap pemborong yang melakukan pembangunan trotoar dapat memperbaiki trotoar sehingga pohon-pohon yang ditanam di atasnya bisa memiliki ruang hidup.

(Arul)

 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini