Ciamis- Galuh.ID – Yoyo (27) pemuda asal dusun Mandalika, Desa Cikoneng Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis menekuni kerajinan miniatur rumah dari limbah bambu yang sudah tidak layak pakai, sehingga menjadi sebuah karya seni yang memiliki nilai jual tinggi.

Yoyo menekuni kerajinan rumah miniatur ini sejak setahun lalu. Awalnya Yoyo bekerja di Bandung, pulang dari Bandung Yoyo pulang ke Ciamis untuk mengikuti sekolah Paket C. Yoyo yang kemudian menganggur saat itu bertemu dengan Yuda Warisman yang mengajaknya untuk belajar membuat kerajinan dari bambu yang bisa menghasilkan uang. Yoyo pun mulai mempelajari kerajinan miniatur bambu dari internet.

BACA JUGA!

Yoyo yang ditemui di kediamannya pada Senin (19/11/2018) mengatakan jika bahan baku bambu di daerahnya sangat melimpah sehingga Yoyo tidak mengalami kesulitan memperoleh bahan baku. Saat ini Yoyo mendapatkan banyak pesanan dari warga sekitar maupun dari daerah lain. Yoyo dibantu para pemuda di desanya dalam pembuatan kerajinan miniatur dari bambu ini.

“Harga sebuah miniatur dipasarkan mulai dari 100 ribu hingga 300 ribu, sementara pemasaran dilakukan baru di medsos saja,” terang Yoyo.

Kendala saat ini menurut yoyo peralatan yang digunakan masih sederhana, sehingga tidak bisa melayani pesanan terlalu banyak.

Selain itu Yoyo juga mengeluhkan masalah modal yang minim, “harapannya bisa mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Ciamis terutama masalah permodalan,” pungkasnya.

(Arul)

 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini