panah ciamis

Ciamis, galuh.id – Budi Hartono (25) warga Dusun Selaawi, Desa Cisadap Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis memiliki industri panah yang sudah dikelola sejak 1 tahun yang lalu. Bahkan, panah Ciamis buatan Budi ini sudah diekspor sampai ke Hongkong, sementara di dalam negeri Budi sudah memiliki pelanggan sendiri yang berasal dari Jakarta, Solo, maupun daerah-daerah di luar Jawa.

Awalnya Budi membaca tentang panah yang sedang laku di pasaran, Budi kemudian memutuskan untuk menjadi reseller panah terelebih dahulu. Setelah lama menjadi reseller, Budi mempelajari cara membuat panah dari internet dan akhirnya memberanikan diri untuk produksi panah sendiri di Ciamis.

Budi awalnya memperkerjakan 8 orang karyawan dari luar Kabupaten Ciamis, setelah mendapat masukan agar memanfaatkan orang-orang di daerahnya untuk menjadi karyawan Budi merekrut 4 orang karyawan yang berasal dari Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA!

panah ciamis

Saat ini produksi panah per bulan bisa mencapai 100 panah dengan harga bervariatif mulai dari Rp.110.000 hingga Rp1.700.000,-. Menurut Budi saat ini dia hanya memproduksi panah sesuai dengan pesanan.

Untuk bahan pembuatan panah, Budi mengaku tidak merasa kesulitan karena di sekitar rumahnya banyak toko toko kayu yang menyediakan bahan-bahan untuk diolah menjadi panah.

“Bahan untuk pembuatan panah bukan hanya kayu tapi ada bahan dari paralon dan bahan itu tersedia banyak di toko bangunan,” kata Budi.

Tetapi, produksi panah Ciamis milik Budi bukannya tanpa kendala, peralatan untuk membuat panah harus dibeli dengan biaya yang tidak sedikit, sehingga Budi memerlukan modal yang besar agar bisa produksi panah lebih banyak lagi.

Budi berharap kepada pemerintah kabupaten Ciamis untuk memperhatikan UMKM, “sehingga kami sebagai pelaku industri panah Ciamis dibantu mempermudah perizinan dan membantu dalam hal permodalan agar UMKM Kabupaten Ciamis maju dan berkembang,” pungkasnya.

(Arul)

 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini