Kesehatan, galuh.id – Umur tua tidak jaminan pasti berpenyakitan namun umur muda bisa saja lebih rentan terhadap penyakit stroke. Stroke (cerebrovascular accident/CVA) adalah sebuah penyakit disebabkan aliran darah yang menuju otak tidak lancar dan tersumbat yang akhirnya fungsi otak terhenti sebagian atau keseluruhan. Ciri ciri gejala penyakit stroke akan dijabarkan lebih detil agar Anda berhati-hati dalam melakukan setiap aktivitas. Kemunculan sakit stroke ini secara tiba-tiba misalnya hanya karena terjatuh bagian tubuh bisa mati rasa atau mengalami perubahan gerak, seperti tangan yang menekuk dan tak bisa diluruskan, bibir yang mencong, mata yang tertutup satu atau kaki lumpuh.

Ciri ciri gejala penyakit stroke secara umum:

1. Ketidakstabilan saat bicara. Jangan heran jika ada orang yang ngelantur saat bicara seperti orang tak waras sebenarnya ada indikasi gejala stroke ringan, jika demikian segera minta periksakan dini agar masih bisa diantisipasi.

2. Berfikir tak sesuai. Dalam hal ini, penderita akan mudah berubah keputusan, awalnya memilih jalan A kemudian tiba-tiba memiliki jalan B dan hal itu terjadi kontinyu.

3. Area gerak seperti tangan, kaki dan mata tidak kontrol maksimal. Ada gerakan tak sadar seperti tangan seperti sedang main gitar atau kaki yang berputar.

4. Sakit kepala mencekat pada area belakang hingga tengkuk.

5. Tiba-tiba pingsan dengan frekuensi yang sering.

6. Tensi darah yang tinggi

Faktor yang memicu stroke sebagai Ciri ciri gejala penyakit stroke:

1. Merokok. Zat karsinogenik dan nikotin membuat organ tubuh Anda menjadi lebih rentan terhadap penyakit. Pada umumnya, seorang pria akan beresiko lebih besar terkena stroke karena efek kopi dan rokok. Walaupun terkadang tanpa adanya 2 hal tersebut ide tak akan muncul dalam bekerja. Namun mirisnya, zat kimia aktif seperti Tar, Nikotin merangsang tubuh untuk bekerja lebih ekstra dan hal ini membuat sedikit demi sedikit melumpuhkan antibodi organ dalam.

2. Hipertensi. Tekanan darah di atas angka normal akan memoma darahnya semakin cepat dan dipaksa mengalir dengan cepat pula maka berakibat dinding pembuluh arteri lecet, meradang, dan membengkak.

3. Diabetes.Glukosa tinggi juga membuat luka pada pembuluh arteri dan menghambat produksi zat protrombin darah sebagai zat beku darah.

4.  Sakit kolesterol. Lemak darah yang jahat (LDL) sulit untuk bisa luntur dari dinding pembuluh dan menumpuk kemudian terjadilah reaksi pembengkakan, aliran darah tidak lancar, suplai oksigen berkurang. Akibatnya, Anda pingsan dan begitu sadar kondisi tubuh sudah mati rasa.

5. Pemakaian drugs atau narkoba. Zat tersebut masuk dalam kategori Psikotropika yang melibatkan sistem syaraf, jantung dan ginjal sehingga kebanyakan kasus pengguna drugs mengalami “tabrakan” antara darah dan dosis obat berakibat cedera bagian otak tengah.

Ada beberapa kasus ciri ciri gejala penyakit stroke yang bisa sembuh total dan tidak sama sekali, tergantung dari metode pengobatan dan jenis stroke itu sendiri. Jenis stroke ada 2 yaitu:

1. Stroke iskemik, merupakan jenis stroke karena terhambatnya aliran darah dan oksigen menuju otak yang melewati pembuluh darah arteri. Stroke jenis ini masih ada kemungkinan untuk disembuhkan total.

2. Stroke hemoragik, merupakan jenis stroke karena pecahnya pembuluh darah di area otak dan bleeding (pendarahan). Pemicunya adalah kondisi darah tinggi yang tak menentu, pembuluh darah yang lemah, mengkonsumsi obat antikoagulan.
Di Indonesia, penyakit stroke sudah merajai dari semua kalangan baik kelas menengah ke bawah maupun ke atas dikarenakan beberapa faktor di atas, dan Anda harus tahu ciri ciri gejala penyakit stroke itu sendiri agar bisa mengantisipasi.

(Admin)

loading...
 
 

TINGGALKAN KOMENTAR

Mohon masukan komentar anda!
Masukan nama anda disini