Kamis, 9 Juli 2020
Kamis, 9 Juli 2020
 
 

Monumen Panji Siliwangi di Panawangan Ciamis Perlu Perhatian Serius

Opini, galuh.id – Monumen Panji Siliwangi yang terletak di Dusun Cirikip Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan memerlukan perhatian serius. Monumen bersejarah ini kondisinya rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Plang nama monumen hurufnya sudah rusak dan copot. Area sekitar pun dipenuhi rumput yang cukup tinggi, semakin menambah kesan bahwa tempat ini kurang perawatan serius.

Padahal tempat bersejarah ini didirikan oleh Pangdam IV Siliwangi Mayor Jenderal TNI Himawan Soetanto, pada tahun 1975. Pembuatan monumen ini bertujuan untuk mengenang perjuangan rakyat yang membantu pasukan Siliwangi dalam menyelamatakan Panji (bendera) Siliwangi yang disembunyikan di sela-sela pelapah pohon kelapa setinggi 10 meter. Kini pohon kelapa tempat menyembunyikan bendera pun hanya tersisa tunggul setinggi kurang lebih satu meter.

Sekilas tentang sejarah penyembunyian Panji Siliwangi ini, dimulai ketika beberapa warga melakukan aksi untuk menyembunyikan Panji Siliwangi pasca perjuangan penumpasan PKI. Panji Siliwangi harus dipertahankan setelah terjadi penahanan anggota pasukan Siliwangi oleh Belanda dan gerombolan DI/TII. Bendera Siliwangi dititipkan kepada warga Dusun Cirikip, Desa Cinyasag, Kecamatan Panawangan karena daerah ini dinilai sebagai daerah bebas dari pengaruh politik.

Orang yang mendapatkan amanah titipan Panji Siliwangi tersebut adalah Lurah Sunahwi (alm). Berdasarkan kisah dari berbagai sumber, Lurah Sunahwi kerap membawa Panji Siliwangi itu di dalam ransel yang dibungkus dengan besek kecil. Namun, karena khawatir direbut kembali oleh Belanda dan DI/TII maka Panji Siliwangi disembunyikan di atas pohon kelapa.

Saat itu Belanda mengutus banyak mata-mata, sehingga Panji Siliwangi dikhawatirkan jatuh ke tangan lawan. Jika sampai Panji Siliwangi berhasil direbut lawan lawan, maka kekuasaan atas daerah Jawa Barat bakal jatuh kepada mereka.

Lurah Sunahwi dikenal baik oleh Letnan Mung Prabadi Mulyono (pimpinan pasukan Siliwangi). Sunahwi juga dikenal sebagai pengrajin gula nira. Untuk memastikan Panji Siliwangi aman dari musuh, Sunahwi menyembunyikan bendera tersebut di dalam selonsong Bambu yaitu tempat untuk menampung tetesan air nira kelapa. Beberapa rakyat ikut berjuang dan membantu aksi yang dilakukan oleh Lurah Sunahwi.

Monumen ini bercerita tentang semangat rakyat dalam memperjuangkan kejayaan pasukan Siliwangi. Beberapa tahun ke belakang, monumen ini masih digunakan untuk napak tilas, tetapi sekarang sudah tidak lagi.

Melihat kondisi yang ada di tempat tersebut, seyogyangya monumen ini dipelihara dengan baik. Selain sebagai bukti kecintaan dan penghargaan warga Ciamis kepada sejarah perjuangan bangsa, monumen ini bisa menjadi daya tarik tersendiri di kawasan Ciamis Utara.

Perbaikan huruf pada tulisan ‘Esa Hilang Dua Terbilang’, pembersihan rerumputan, penataan ulang taman, perbaikan pagar rantai dan pengecatan ulang monumen merupakan usaha yang bisa dilakukan sebagai langkah awal pengelolaan monumen tersebut.

Selain itu, tunggul kelapa yang hampir habis, sebaiknya dicabut dan diawetkan kemudian disimpan pada tempat yang lebih representatif. Penunjukkan pengelola yang serius dan bertanggungjawab merupakan saran yang harus dilakukan berikutnya.

Semoga dengan begitu, warga Ciamis Utara khususnya bisa lebih menghargai sejarah dan merasa bangga bahwa sejarah perjuangan bangsa pernah terjadi di sana. Selain itu, diharapakan bisa memberikan kontribusi di bidang wisata sejarah Kabupaten Ciamis. (galuh.id/Diantika)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

TNI/Polri Panen Raya Ikan Gurame di Purwadadi Ciamis

Berita Ciamis, galuh.id - Dandim 0613/Ciamis dan Kapolres Ciamis bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti panen raya ikan gurame, Selasa (7/7/2020).

Diduga Terjatuh dari Pohon Pinang, Warga Pamarican Ciamis Meninggal di Area Pemakaman

Berita Ciamis, galuh.id - Seorang warga dari Dusun Angsara RT 28, RW 7, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, ditemukan meninggal di...

Potensi Wisata Kecamatan Banjaranyar Ciamis, Dari Kampung Madu Sampai Air Terjun

Berita Ciamis, galuh.id - Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis merupakan pemekaran dari Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Banjaranyar sendiri saat ini baru menginjak usia...

Temukan Kami

49,405FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Berita Lainnya

Hindari “Bank Emok”, Baznas Ciamis Aktifkan UPZ

Ciamis, galuh.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis di tahun ini, terus bertekad membantu masyarakat untuk menghindari “Bank Emok”. Caranya...

Tak Bayar Pajak, Reklame di Ciamis Dibongkar Petugas

Ciamis, galuh.id - Petugas badega pajak dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis membongkar sejumlah reklame yang ada di seputar...

Warga Desa Bangunjaya Berikan Apresiasi Saat Penutupan KKN IAID Ciamis

Pangandaran, galuh.id - Belasan mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis, menutup Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Balai Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar,...

Mengaku Polisi, Perampok Bawa Kabur Motor di Tasikmalaya

Tasikmalaya, galuh.id - Lima orang pelaku perampokan motor berhasil dibekuk oleh Polres Tasikmalaya, Senin (30/12/2019). Pelaku berjumlah 5...

Ciamis Berlakukan PSBB Parsial

Berita Ciamis, galuh.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ciamis akan dilanjutkan. Namun dilakukan secara parsial. Hal tersebut...