Minggu, 19 September 2021
Minggu, 19 September 2021
spot_img

Pemkab Ciamis Gencar Sosialisasi Pakai Masker di Pasar

Berita Ciamis, galuh.id – Pemerintah daerah kabupaten (pemkab) Ciamis terus berupaya menggencarkan sosialisiasi pakai masker di pasar dan tempat umum lainnya.

Sanksi bagi warga tak pakai masker saat beraktifitas di ruang publik tidak dilakukan di Ciamis.

Pemkab Ciamis lebih memilih menggencarkan sosialisasi dan edukasi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama pakai masker.

Wakil Bupati (Wabup) Ciamis Yana D Putra, unsur Forkopimda Ciamis beserta para pejabat berkeliling ke beberapa pasar di Ciamis, guna meninjau penerapan protokol kesehatan di pasar.

Pasar yang dikunjungi Wabup Ciamis beserta rombongan tersebut antara lain Pasar Panjalu dan Pasar Panumbangan Kabupaten Ciamis.

Selain melakukan sosialisasi, pemkab juga membagikan masker bagi warga yang terlihat tak memakai masker. Lalu mengingatkan agar selalu pakai masker. Karena saat ini sudah di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Pakai masker saat keluar rumah. Jaga jarak 1 meter. Cuci tangan dengan sabun di air mengalir. Atau selalu membawa dan menggunakan hand sanitizer,” ujar Yana D Putra, Kamis (30/7/2020).

Pakai Masker di Pasar Diatur Permenkes

Yana menerangkan, panduan mengenai protokol kesehatan sudah diatur di dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) dan regulasi daerah masing-masing.

Aturan terkait protokol kesehatan tersebut wajib ditaati oleh para pengelola, pedagang, pekerja, dan pembeli di pasar. Guna mencegah penyebaran Covid-19.

“Pasar yang kita kontrol saat ini. Salah satu tempat yang paling rentan penyebaran Covid-19. Kita akan terus melakukan sosialisasi di tempat umum. Pasar dan tempat lainnya,” kata dia.

Yana pun mendukung penerapan sanksi yang tak pakai masker. Selama substansinya untuk mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, utamanya masker.

Namun, Pemkab Ciamis saat ini lebih berkonsentrasi untuk sosialisasi protokol kesehatan. Utamanya pakai masker di pasar dan tempat umum.

Menurutnya, selama pandemi belum berakhir, masker sangat diperlukan. Saat ini banyak warga Ciamis yang tidak taat memakai masker. 70 persen bermasker, 30 persen tak bermasker.

“Disiplin memakai masker kan untuk kebaikan kita bersama. Bukan untuk siapa-siapa. Untuk kesehatan dan kemaslahatan pribadi dan keluarga sendiri,” tegas dia. (GaluhID/Evi)

Loading...

Temukan Kami

47,551FansSuka
274PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan