oleh

Virus Corona Bikin Liga Italia Stop, Sepakbola Indonesia Tetap Santuy

Hubungi
 
 

Opini, galuh.id – Hari Senin (9/3/2020) lalu, Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte resmi menghentikan kompetisi Liga Italia Serie A, Serie B, dan kegiatan olahraga lainnya sampai tanggal 3 April 2020.

Hal ini karena lonjakan kasus penderita virus Corona. Italia sendiri telah menjadi negara Eropa yang paling parah terkena virus Corona sejauh ini, dengan lebih dari 9.000 kasus yang dikonfirmasi.

Loading...

Bahkan dalam waktu 24 jam terakhir terdapat 97 orang meninggal karena virus Corona, sehingga total 463 orang meninggal karena corona, sementara 733 orang dalam perawatan intensif.

Termasuk mereka yang sudah pulih, total mencapai 9.172 orang yang positif virus corona. Hal ini mungkin juga akan berpengaruh terhadap pelaksanaan Euro 2020.

Virus Corona Telah Melumpuhkan Aktivitas Olahraga di Dunia

Dampak dari virus Corona itu telah melumpuhkan sebagian aktivitas kegiatan olahraga di seluruh dunia, lantas bagaimana dengan aktivitas olahraga di Indonesia?

Beberapa waktu lalu PSSI, Kementerian Pemuda dan Olahraga serta operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB), telah melakukan konsolidasi.

Dari sanalah, diambil keputusan bahwa semua kegiatan sepak bola di Tanah Air tetap berjalan seperti biasa.

Walau begitu, ketiga pihak ini meminta kepada klub-klub peserta di Liga Indonesia untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan kepada para pemain. Selain itu juga staf official maupun para penonton demi menekan dampak virus Corona.

Menurut penulis ada hal positif yang kita bisa ambil dari kasus ini adalah kompetisi di Indonesia ini nggak usah dihentikan. Ngapain takut sama COVID2019? Kita punya mental lebih kuat dibanding negara lain.

Ingat, statistik masih mencatat 10 orang tiap menit di dunia mati karena rokok, bukan karena Corona. Sementara 76% pria dewasa di Indonesia saat ini masih santai tetap merokok.

Bahkan statistik kematian akibat nonton sepakbola di Stadion saat ini lebih banyak dibanding kematian akibat Corona.

Virus Corona ini mungkin saja terdengar menakutkan bagi sebagian orang. Namun, tidak tepat menjadikan itu alasan untuk menyebarkan kepanikan yang merugikan orang lain.

Jadi jangan terlalu berlebihan dalam menghadapi Corona, waspada boleh tapi jangan lebay, apalagi sampai menyebarkan kabar bohong…oke gaes?! (GaluhID/Dhi)

loading...

Komentar

BERITA SELANJUTNYA