Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020
 
 

Warga Perum PIP Ciamis Meninggal Karena DBD, Pemdes Tak Ada Dana untuk Fogging

Ciamis, galuh.id – Demam Berdarah Dengue (DBD) mewabah di Perum Pondok Indah Parahiyangan, lingkungan Citutut, RT 07 RW 17, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeunjing, Kabupaten Ciamis.

Akibat wabah DBD, seorang Ibu rumah tangga (IRT) meninggal dunia dan 4 orang dilarikan ke Rumah Sakit karena kondisinya sangat kritis.

Wahyu (44) suami korban mengatakan bahwa istrinya yang bernama Ida Parida (42) mengalami demam tinggi hingga trombositnya menurun secara drastis.

Sebelumnya, pada tanggal 10 Januari 2020, gejala tersebut sudah terlihat, hingga tanggal 12 Januari 2020 sekitar pukul 18.00 WIB langsung dilarikan ke RSUD Ciamis.

Wahyu menuturkan hingga 14 Januari 2020 istrinya masih dilakukan rawat inap dan dirujuk ke ruang ICU RSUD Ciamis. Bahkan saat itu trombositnya semakin menurun drastis.

“Saya pun melakukan transfusi trombosit sebanyak 3 labu,” ujarnya, Jum’at (24/1/2020).

Berdasarkan diagnosa Dokter, istrinya terserang DBD dan virusnya sudah menyebar ke dalam tubuh dengan disertai Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Sepsis, hingga terjadilah gagal nafas.

Wahyu mengungkap, pada tanggal 19 Januari 2020 sekitar pukul 04.30 WIB almarhumah dinyatakan meninggal dunia.

“Kepergian almarhumah membuat keluarga kami terpukul, namun apa daya, mungkin ini sudah menjadi takdirnya harus seperti ini,” katanya.

Wahyu mengaku saat ini sedang beres-beres rumah, dan rumah tersebut mungkin akan dikosongkan.

“Saya butuh waktu untuk mengenang dan merelakan almarhum,” kata Wahyu.

Pemdes Tak Punya Dana untuk Fogging

Sementara, Ketua RT 07 Perum PIP, Asep membenarkan adanya warga yang meninggal akibat DBD.

“Benar warga saya ada yang meninggal akibat DBD pada 19 Januari 2020 kemarin,” ucapnya.

Atas nama Ketua RT 07, dirinya mengaku prihatin dengan adanya kejadian tersebut, bahkan saat ini tercatat ada 4 anak yang sakit diduga akibat DBD. Saat ini 4 anak tersebut sudah dilarikan ke Rumah Sakit.

“Sudah kami laporkan ke pihak Desa, namun pihak Desa Dewasari mengaku tidak ada anggaran untuk melakukan pemoggingan di lingkungan Perum PIP,” kata Asep.

Asep menambahkan, Dinas Kesehatan belum meninjau lingkungan Perum PIP.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat, bahwa wabah DBD di Ciamis juga terjadi di lingkungan lain yang masih lingkungan RW 17,” pungkasnya. (GaluhID/Arul2)

Loading...
loading...

Artikel Terkait

Tahun Ajaran Baru 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Guru di Ciamis Keliling ke Rumah Siswa

Berita Ciamis, galuh.id - Tahun Ajaran Baru 2020 sudah dimulai Senin (13/7/2020), namun kegiatan belajar mengajar di Kabupaten Ciamis Jawa Barat belum...

Adaptasi Kebiasaan Baru Warga Ciamis Diminta Rajin Olahraga

Berita Ciamis, galuh.id - Adaptasi Kebiasaan Baru Warga masyarakat Ciamis diminta untuk rajin olahraga. Karena olahraga menjadi salah satu cara untuk meningkatkan...

Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota DPR RI Bagikan Sembako di Ciamis dan Pangandaran

Berita Ciamis, galuh.id - Didi Irawadi Syamsuddin, Anggota Dewan DPR RI Fraksi Partai Demokrat dapil Jabar X berikan bantuan sembako di Kabupaten...

Temukan Kami

49,360FansSuka
185PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Artikel Lainnya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning Batal Tayang, Ini Alasannya

Rurouni Kenshin The Final dan The Beginning batal tayang. Dua film sekuel live action terbaru dari petualangan Himura Batousai ini tak jadi...

MPLS SMA/SMK Tahun Ajaran Baru 2020 di Jabar Dilaksanakan Secara Online

Berita Jabar, galuh.id - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA/SMK tahun ajaran baru 2020 di Jawa Barat (Jabar) dilaksanakan secara online.

Inter Vs Torino: Menang 3-1, Nerrazurri Menyodok ke Posisi Kedua Klasemen

Berita Olahraga, galuh.id - Inter Vs Torino merupakan Laga yang menjadi rangkaian pertandingan penutup di pekan ke-32 Liga Italia.

Tiga Rumus Pariwisata Jabar Aman Beroperasi di Masa AKB

Berita Jabar, galuh.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menerangkan tiga rumus agar pariwisata Jabar aman untuk beroperasi kembali di masa...

Tidak Pakai Masker di Jabar Akan Dikenakan Denda Rp 100-150 Ribu

Berita Jabar, galuh.id - Tidak pakai masker di Jabar akan dikenakan denda sebesar Rp. 100 ribu sampai dengan Rp. 150 ribu.