Jumat, 24 September 2021
Jumat, 24 September 2021
spot_img

Akibat Covid-19, Siswa di 5 Kecamatan di Ciamis Belajar Secara Daring

Berita Ciamis, galuh.id – Siswa sekolah di 5 kecamatan di Ciamis melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara Dalam Jaringan (Daring) atau Online.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. H. Tatang, M.Pd., pada media, Senin (14/9/2020).

“Untuk kecamatan di Ciamis yang terindikasi terpapar oleh Covid-19, Dinas Pendidikan telah menghimbau sekaligus mengirim surat untuk pelaksanaan belajar secara Daring,” jelasnya.

Proses pembelajaran secara Daring pada kecamatan yang terindikasi tersebut, disampaikan Tatang, akan dilaksanakan selama 2 pekan ke depan.

Kemudian untuk kecamatan yang tidak terpapar masih tetap melakukan proses pembelajaran dengan Daring maupun Luar Jaringan (Luring).

Untuk proses pembelajaran secara Luring dengan cara guru keliling ke rumah-rumah siswa atau tempat lain sesuai kesepakatan bersama.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis menghimbau pada kecamatan lain yang tidak terindikasi Covid-19.

“Kecamatan yang tidak terindikasi Civid-19 kami menghimbau agar tetap waspada, ikuti protokol kesehatan dan laksanakan,” jelas Tatang.

Siswa Mendapatkan Bantuan Kuota

Siswa sekolah yang melakukan proses pembelajaran secara Daring, akan mendapatkan bantuan kuota. Baik itu siswa pada tingkatan SD sampai SMP.

“Untuk mempercepat proses bantuan kuota, kepala sekolah dikumpulkan serta diberikan penjelasan begitu juga operatornya untuk data siswa,” jelas Tatang.

Sebelumnya, pihak provider dari Telkomsel datang pada tiap sekolah. Namun karena akan membutuhkan waktu lama maka kepala sekolah dikumpulkan.

Untuk besaran kuota yang diberikan, Tatang menyampaikan setiap siswa akan mendapatkan paket kuota internet sebesar 10 giga byte.

Besar bantuan kuota tersebut belum ada kejelasan apakah sama seluruh siswa atau berbeda pada setiap tingkatan sekolah.

Kuota internet dari Telkomsel tersebut akan diberikan pada siswa selama 3 bulan. Sehingga akan membantu proses pembelajaran secara Daring.

Kuota tersebut akan langsung dikirimkan pada masing-masing nomor siswa. Data siswa akan dikirimkan oleh operator pada masing-masing sekolah.

Dengan bantuan tersebut proses pembelajaran yang dilakukan oleh siswa sekolah yang melakukan kegiatan belajar mengajar secara Daring akan terbantu. (GaluhID/Ardiansyah)

Loading...

Temukan Kami

47,551FansSuka
275PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan