Ciamis, galuh.id – Pemerintah Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis terus melakukan sosialisasi terkait pencanangan inovasi Taman Sajajar kepada seluruh elemen dan lembaga masyarakat di wilayah setempat.
Pada Jumat, 12 Desember 2025, pemerintah kecamatan kembali menggelar sosialisasi kepada berbagai organisasi masyarakat (Ormas) dan komunitas di lingkungan Banjaranyar.
Ormas yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pemuda Pancasila, Grib Jaya, Harimau, GMBI, GP Ansor, RCS, serta komunitas media Kalakay.
Dalam kesempatan itu, Camat Banjaranyar Ari Angga Rianto memaparkan informasi sekaligus membahas persiapan penataan Taman Sajajar.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan taman tersebut akan dilakukan secara mandiri dengan melibatkan berbagai pihak melalui konsep partisipatif.
“Taman Sajajar akan kita bangun tidak jauh dari kantor kecamatan,” ujarnya.
Ari berharap taman tersebut dapat menjadi pusat kegiatan masyarakat sekaligus ruang publik yang tertata rapi dan edukatif.
“Jadi, Taman Sajajar di canangkan sebagai tempat bermain bagi siapa saja. Tentunya harus tata agar rapi, indah, dan nyaman,” ungkapnya.
Dengan semangat dan dukungan dari berbagai pihak, Ari optimis taman dapat segera terwujud. Ia bahkan menargetkan pembangunannya dapat terealisasi dalam dua minggu ke depan.
“Saat ini sudah masuk tahap persiapan untuk launching. Mudah-mudahan impian memiliki Taman Sajajar bisa terwujud,” jelasnya.
Ari juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh Ormas yang hadir. Menurutnya, dukungan dan peran aktif mereka sangat di butuhkan dalam menyukseskan program-program pemerintah.
“Rekan-rekan Ormas di lingkup Kecamatan Banjaranyar sangat mendukung demi kemajuan daerah,” katanya.
Ia menegaskan bahwa organisasi masyarakat memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah.
Kekompakan dan soliditas mereka dalam berbagai kegiatan positif juga dinilai dapat mengikis stigma negatif terhadap Ormas.
“Mudah-mudahan sinergitas antara pemerintah dan Ormas membuat Banjaranyar semakin sejajar, semakin bersinar, dan semakin berkibar,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
