CIAMIS, galuh.id, – Banjir Pamarican Ciamis kembali terjadi setelah tanggul Sungai Citalahap jebol akibat meningkatnya debit air. Peristiwa ini menyebabkan ratusan warga di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, terdampak dan mulai mengungsi sejak Selasa dini hari.
Air sungai mulai meluap ke permukiman warga dan merendam sejumlah rumah, terutama di Dusun Kubang dan Dusun Pari.
Tanggul Sungai Citalahap Jebol Akibat Debit Air Meningkat
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan bahwa tanggul yang tidak mampu menahan derasnya aliran air menjadi penyebab utama banjir di Pamarican.
“Air masuk ke pemukiman setelah tanggul tidak mampu menahan debit yang terus meningkat. Kami sudah meminta warga untuk segera mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” ujarnya.
Menurutnya, ketinggian air masih berpotensi bertambah, terutama jika hujan kembali turun di wilayah hulu Sungai Citalahap.
Ratusan Warga Pamarican Terdampak dan Mulai Mengungsi
Banjir yang melanda Desa Bangunsari membuat aktivitas masyarakat lumpuh. Sejumlah rumah terendam air bercampur lumpur, sementara warga yang masih bertahan berupaya menyelamatkan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi.
BPBD Kabupaten Ciamis bersama unsur gabungan melakukan evakuasi terhadap kelompok rentan, seperti lansia, anak-anak, dan warga yang sedang sakit.
BPBD Ciamis Kerahkan TNI, Polri, dan Relawan Tagana
Dalam penanganan banjir Pamarican Ciamis, BPBD telah mengerahkan personel bersama TNI, Polri, serta relawan Tagana untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan di lapangan.
Petugas juga menyiagakan perahu karet guna mengantisipasi jika debit air terus meningkat dan akses darat semakin sulit.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami minta masyarakat mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar aman,” tegas Ani.
Belum Ada Korban Jiwa, Petugas Masih Bersiaga
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa akibat banjir Pamarican Ciamis. Namun, seluruh petugas gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan debit air Sungai Citalahap kembali meningkat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BPBD Kabupaten Ciamis.
