“Kita deteksi polarisasi masyarakat terhadap gesekan. Atau gesekan antara ASN yang berakibat pada kekacauan Pemilu 2024 nanti,” jelas Uce.
Setelah melaksanakan apel siaga tersebut, pihaknya akan melaksanakan beberapa agenda yang telah tersusun dalam tahapan pemilu.
“Dalam waktu dekat, kita akan menggelar perekrutan panitia pengawas pemilu tingkat kecamatan (Panwascam),” ucap Uce.
Perekrutan Panwascam rencananya pada September 2022 mendatang.
Ia menuturkan, dalam perekrutan tersebut harus 30 persen dari gender perempuan. Minimal harus ada keterwakilan dari perempuan.
Sesuai instruksi dari Bawaslu RI, kata Uce, organ Panwascam harus ada 3 orang per kecamatan.
Adapun syarat yang berlaku yaitu minimal pendidikan terakhir SMA/Sederajat dan usia minimal 25 tahun.
Untuk yang ingin menjadi anggota Panwascam tidak boleh terikat dengan pekerjaan lain (double job). Hal ini karena kerjanya penuh waktu.
“Sementara bagi yang sudah berpengalaman bekerja di Panwascam akan diprioritaskan,” pungkasnya. (GaluhID/Tony)
Editor : Evi