Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertemu Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk kawal realisasi Sekolah Rakyat. Sekaligus memastikan akurasi data sosial sebagai dasar penyaluran program kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ciamis.
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Sosial RI, Selasa (27/01/2026), sebagai bagian dari upaya Pemkab Ciamis dalam mengawal program prioritas nasional.
Agar dapat diimplementasikan secara nyata di daerah, khususnya di bidang pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
Dalam kesempatan itu, Herdiat menyampaikan apresiasi terhadap Program Sekolah Rakyat gagasan Kementerian Sosial.
Menurutnya, program tersebut merupakan terobosan strategis karena tidak hanya membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memutus mata rantai kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Ciamis telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Salah satu lokasi yang pemkab usulkan berada di Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, dengan luas lahan lebih dari 10 hektare.
Kawal Sekolah Rakyat, Pemkab Ciamis Siapkan Lahan
Kawasan tersebut dinilai strategis serta memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi area pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Menanggapi usulan tersebut, Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa peluang pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Ciamis terbuka lebar.
Ia menegaskan, apabila lahan yang pemda siapkan telah dinyatakan clean and clear secara administrasi dan hukum, maka pembangunan dapat mulai tahun ini sesuai tahapan perencanaan.
Selain membahas Sekolah Rakyat, Mensos juga menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sebagai pondasi utama pelaksanaan program sosial pemerintah.
DTSEN merupakan basis data terpadu yang memuat berbagai aspek sosial ekonomi masyarakat. Mulai dari kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga sektor pertanian dan ketenagakerjaan.
Pemutakhiran DTSEN secara berkala dengan melibatkan pemerintah daerah, Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemdes, serta Badan Pusat Statistik (BPS).
Dengan data yang akurat dan mutakhir, harapam seluruh program bantuan sosial dan pemberdayaan, termasuk Sekolah Rakyat, dapat tepat sasaran, transparan, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pemkab Ciamis menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Kemensos. Baik dalam pemutakhiran data maupun percepatan realisasi Sekolah Rakyat.
Hal itu sebagai bagian dari komitmen membangun masa depan generasi Ciamis yang lebih maju dan sejahtera. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
