Ciamis, galuh.id – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya secara resmi melantik dan mengukuhkan 18 pejabat tinggi pratama di Aula Setda Ciamis, Minggu (15/6/2025) malam.
Pelantikan tersebut sebagai upaya menyiapkan struktur birokrasi yang kuat dalam menghadapi defisit APBD.
Dalam sambutannya, Herdiat menyampaikan pelantikan ini semata-mata sesuai dengan kebutuhan organisasi. Karena ada sebagian pejabat telah menjabat lebih dari lima tahun.
Kemudian ia menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik tidak memiliki waktu lama untuk beradaptasi. Ia pun meminta mereka untuk tancap gas.
“Mulai besok saya minta langsung tancap gas. Tidak ada waktu, tidak ada uang. Jadi harus langsung bekerja dengan semangat, karena hanya berpindah jabatan, bukan orang baru,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herdiat juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang sedang tidak baik-baik saja. Ciamis kini menghadapi defisit sekitar Rp130 miliar.
Ia pun menyerukan pentingnya komitmen bersama antara eksekutif, legislatif, dan pimpinan OPD dalam menata ulang belanja daerah.
“APBD kita sedang tidak baik-baik saja. Defisit ini harus kita pangkas sekarang. Jangan sampai generasi penerus mewarisi masalah-masalah ini,” ucapnya.
Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama Akselerasi Birokrasi
Bupati juga menegaskan bahwa efek pandemi COVID-19 memang masih menjadi beban berat yang belum sepenuhnya pulih. Namun hal itu tidak boleh terus menerus dijadikan alasan.
Pemerintah harus mampu menentukan prioritas dan menunda program yang kurang mendesak.
“Kalau setiap tahun hanya gali lubang tutup lubang, kita lelah sendiri. Kita harus memilah prioritas dan menunda program yang kurang mendesak,” ujarnya.
Di tengah situasi ini, reformasi birokrasi dan efektivitas kepemimpinan di tiap OPD menjadi sangat penting.
Namun lebih dari itu, langkah ini adalah bagian dari penataan ulang organisasi untuk mempercepat kinerja di tengah keterbatasan anggaran.
Bupati Herdiat pun kembali mengingatkan pentingnya amanah, kepercayaan, dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Jabatan adalah tanggung jawab yang harus dijalankan dengan kesungguhan. Jika kita semua satu komitmen, satu visi, maka defisit bisa kita selesaikan dalam satu atau dua tahun ke depan,” ucapnya.
Dengan pelantikan ini, Pemkab Ciamis berharap dapat mengakselerasi perbaikan tata kelola dan efisiensi birokrasi sebagai salah satu solusi menghadapi tekanan defisit. (GaluhID/Evi)
