Pemain kelahiran Belgia itu sering merenung di kamar memikirkan masalah tersebut. Sebab untuk bisa bermain bersama Timnas, ia harus menunggu hingga selama tujuh tahun.
“Kepala saya sangat kacau, mengingat perjalanan karir saya ketika tak diinginkan klub manapun dalam waktu tiga tahun.”
“Tapi kini saya sudah di klub dan berkesempatan bermain dengan tim nasional, tapi klub menahan saya,” ungkap Sandy Walsh
Curhat haru Sandy Walsh itu memang bisa dirasakan oleh para pecinta sepak bola Tanah Air, bagaimana ia begitu dilema dan kecewa menghadapi situasi yang membingungkan tersebut. (GaluhID/Seva)