CIAMIS, galuh.id – Jembatan Cirahong terus diperkuat sebagai salah satu destinasi wisata alternatif unggulan di Kabupaten Ciamis.
Tak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, jembatan ini juga menyimpan nilai sejarah panjang yang menjadi daya tarik tersendiri.
Ketua BP2D Kabupaten Ciamis, Endang Haris Juandana, menegaskan bahwa kekuatan utama Jembatan Cirahong terletak pada perpaduan antara nilai historis dan potensi wisata kekinian.
“Cirahong bukan sekadar jembatan, tetapi warisan sejarah yang memiliki cerita besar dan relevan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alternatif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Jembatan Cirahong dibangun pada masa kolonial Belanda sekitar tahun 1893 sebagai bagian dari proyek jalur rel kereta api.
Pembangunan tersebut tidak lepas dari peran Bupati Ciamis ke-18, Kanjeng Prebu Raden Adipati Arya Kusumadiningrat, yang berhasil meyakinkan Ratu Wilhelmina agar jalur rel melintasi wilayah Ciamis.
Awalnya, jalur kereta api tidak direncanakan melewati Ciamis karena tingginya biaya pembangunan. Namun, melalui diplomasi dan perjuangan tokoh lokal, jalur tersebut akhirnya dialihkan.
“Keputusan ini menjadi titik penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah Ciamis pada masa itu,” jelasnya.
Lebih dari 130 tahun berdiri, Jembatan Cirahong tetap kokoh dan masih aktif digunakan hingga kini.
Keunikan jembatan ini terletak pada fungsi gandanya, yakni sebagai jalur rel kereta api sekaligus perlintasan sepeda motor dalam satu konstruksi, yang menjadikannya salah satu yang langka di Indonesia.
Seiring waktu, kawasan sekitar jembatan berkembang menjadi ruang publik yang hidup. Kehadiran kuliner khas seperti sorabi Cirahong menjadi daya tarik tambahan, terutama bagi pengunjung yang datang pada pagi hari.
Selain itu, area sekitar juga dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari berkumpul, berswafoto dengan latar jembatan bersejarah, hingga berolahraga ringan seperti jogging.
“Ini yang menjadikan Cirahong memiliki daya tarik lengkap. Ada sejarah, keunikan, dan kehidupan masyarakat yang membuatnya semakin menarik untuk dikunjungi,” tambah Endang.
BP2D Ciamis pun terus mendorong promosi dan pengembangan kawasan agar Jembatan Cirahong semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata alternatif yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif.
“Bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata singkat dengan nilai sejarah yang kuat, Cirahong adalah pilihan yang tepat. Wisata di Ciamis saja,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)
