Ciamis, galuh.id – Didi Sukardi, ketua terpilih DPD PKS Kabupaten Ciamis, mengaku kaget saat namanya diumumkan sebagai pimpinan partai tersebut.
Meski begitu, ia siap memikul tanggung jawab besar dalam menjalankan amanah kepemimpinan yang menurutnya merupakan titipan dari Allah SWT, dan bertekad mengembannya dengan sebaik-baiknya.
Didi menyampaikan, sebagaimana arahan Ketua Majelis Syuro, PKS ke depan memiliki tiga tantangan utama. Pertama, terkait tata kelola organisasi.
Kedua, peran dan fungsi PKS dalam pemerintahan, baik di tingkat pusat yang saat ini berkoalisi dengan Presiden Prabowo, maupun di daerah dalam mendukung Pemkab Ciamis di bawah kepemimpinan Bupati Herdiat Sunarya.
Ketiga, membangun wajah PKS yang dapat di terima oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Sejak awal PKS mendeklarasikan diri sebagai partai kader sekaligus partai dakwah. Tugas berat saya adalah menjaga militansi kader, memastikan konsolidasi struktur hingga level RW dan RT, serta menguatkan kolektivitas kerja atau amal jamai,” jelasnya.
Didi juga menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah.
“Kami ingin membangun kolaborasi dengan Pemkab Ciamis agar program berjalan baik, apalagi dalam kondisi APBD yang sangat terbatas,” ujarnya.
Untuk wajah PKS ke depan, Didi menekankan partai harus di terima semua kalangan, baik tua, muda, generasi milenial, Z, maupun Alpha.
“PKS harus di rasakan dan di miliki oleh seluruh masyarakat dari berbagai kelompok usia,” katanya.
Didi menambahkan, ia saat ini baru menerima pengumuman terpilih sebagai ketua DPD PKS Ciamis.
Pelantikan akan berlangsung setelah rangkaian Musyawarah Wilayah PKS Jawa Barat pada 24 Agustus 2025, lanjut dengan Musyawarah Daerah PKS Ciamis pada 9 September 2025.
“Semoga PKS bisa menjadi rahmatan lil alamin bagi seluruh warga Kabupaten Ciamis,” pungkasnya.(GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
