Ciamis, galuh.id – Pemdes Karangkamulyan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, menerapkan program Tripides sebagai upaya memberikan edukasi dan wawasan kepada para peserta didik tingkat sekolah dasar di wilayah setempat.
Tripides merupakan program kolaborasi antara Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Bertujuan menanamkan pemahaman tentang kebudayaan, kebangsaan, sejarah, serta nilai-nilai kepahlawanan kepada para pelajar.
Kepala Desa Karangkamulyan, Uus Uswandi, yang akrab dengan sapaan Kuwu Anom, menyampaikan hal tersebut pada Kamis (11/12/2025).
“Program Tripides ini awalnya digagas oleh tiga unsur, yaitu Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Tujuannya agar siswa SD memahami arti dan pentingnya wawasan kebudayaan yang ada di sekitar mereka,” ujarnya.
Menurut Uus, konsep Tripides dilakukan dengan bersilaturahmi ke sekolah dasar di Desa Karangkamulyan. Tim kemudian memberikan edukasi mengenai wawasan kebangsaan, pembelajaran, kepahlawanan, hingga sejarah lokal.
“Selain itu, kami juga menyampaikan berbagai informasi penting yang Pemkab Ciamis canangkan,” tambahnya.
Ia mencontohkan salah satu program yang terus Bupati Ciamis dorong yaitu Maghrib Berjamaah dan Mengaji bagi para peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak cukup hanya dengan sosialisasi melalui lisan atau banner. Tetapi memerlukan tindakan nyata secara bersama-sama.
“Pemdea harus menjadi penggerak dan motivator langsung di tingkat bawah agar setiap program yang Bupati canangkan dapat berjalan sukses,” jelasnya.
Lebih lanjut, Uus menegaskan bahwa sasaran program Tripides tidak hanya para siswa. Tetapi juga orang tua, guru, dan tokoh masyarakat yang memiliki peran dalam mendukung kemajuan program pemerintah.
“Pemdes tidak boleh memiliki sekat dengan elemen manapun. Desa harus berperan aktif membentuk masyarakat sesuai dengan arahan pemerintah,” tegasnya.
Ia pun berharap agar penyampaian informasi melalui Tripides mampu mempercepat terwujudnya berbagai program pemerintah di masyarakat. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
