Ciamis, galuh.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Hukum Fakultas Hukum Unigal Ciamis menggelar kegiatan bertajuk Pelajar Tanggap Isu dan Masalah (PETA) dengan tema “Pengaruh Kejahatan Seksual terhadap Psikologi Korban”.
Acara ini berlangsung di ruang 35 dan 36 Fakultas Hukum pada Jumat (16/5/2025), dengan peserta para mahasiswa serta pelajar dari berbagai sekolah.
Pj Dekan Fakultas Hukum Unigal, Nina Herlina, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menekankan pentingnya pemahaman terhadap dampak psikologis yang korban alami.
Menurutnya, masalah tersebut saat ini sudah menjadi isu yang sangat viral. Meski pelaku bisa terjerat hukuman pidana, dampak yang paling besar justru dialami oleh korban, terutama secara psikologis.
“Itulah mengapa korban perlu mendapatkan dorongan dan semangat untuk kembali menata hidup,” ujar Nina.
Ia juga mengingatkan bahwa kejahatan seksual tidak hanya terjadi di masyarakat luas, tetapi kini banyak temuan di lingkungan sekolah.
“Banyak siswa yang takut melapor karena merasa malu. Padahal, penting bagi kita untuk menciptakan lingkungan yang peduli dan tanggap terhadap masalah ini,” tambahnya.
Ketua HMP Hukum, Siska Susilawati, menyampaikan bahwa kejahatan seksual merupakan bentuk kekerasan yang luar biasa karena tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga psikologis.
Ia mengajak seluruh peserta untuk memahami hak-hak mereka dan langkah-langkah yang dapat diambil dalam menghadapi kasus semacam ini.
“Saya berharap kita tidak hanya mampu melindungi diri sendiri. Tetapi juga berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi semua. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menambah wawasan kita,” tutur Siska.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Ciamis Dyah Anggraeni, yang memberikan materi seputar hukum dan perlindungan terhadap korban.
Sesi tanya jawab yang interaktif menjadi menutup acara, di mana para peserta mendapat kesempatan untuk berdiskusi dan menggali informasi lebih dalam. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
