Ciamis, galuh.id – Inovasi penguatan sistem keuangan syariah di tingkat desa mengantarkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis meraih penghargaan nasional.
Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis desa, Baznas Ciamis berhasil menyabet Indonesia Fundraising Award (IFA) 2026 untuk kategori Fundraising Zakat Baznas Kabupaten/Kota Terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Ketua Baznas Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, di Lorin Hotel Sentul, Selasa (27/1/2026).
Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang profesional mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput.
Salah satu faktor utama yang mengantarkan Baznas Ciamis meraih penghargaan adalah keberhasilan Program Gerbang Sakti (Gerakan Bangun Sistem Keuangan Syariah di Desa).
Program ini dinilai inovatif karena mengintegrasikan manajemen zakat dengan sistem keuangan syariah yang modern dan inklusif.
Ketua Baznas Ciamis, Lili Miftah, menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui konsep Kampung Zakat.
Keuangan Syariah Desa, Zakat Penggerak Kesejahteraan
Dengan menggandeng OJK serta perbankan syariah melalui layanan Laku Pandai, Baznas Ciamis berhasil mendekatkan akses permodalan usaha kepada masyarakat desa.
“Kini masyarakat desa tidak perlu lagi pergi jauh ke pusat kota untuk mengakses permodalan usaha berbasis syariah. Ini solusi konkret untuk memperkuat ekonomi umat di tingkat desa,” jelasnya.
Selain aspek pemberdayaan ekonomi, IFA 2026 juga menyoroti efektivitas Baznas Ciamis dalam penyaluran bantuan kemanusiaan. Kecepatan dan ketepatan respons saat terjadi bencana menjadi standar pelayanan yang terus dijaga.
Menurut Lili, kehadiran zakat harus dapat terasa secara cepat, terutama dalam kondisi darurat.
Kehadiran fisik relawan dan distribusi bantuan logistik secara sigap menjadi prioritas agar dana zakat benar-benar berfungsi sebagai jaring pengaman sosial.
“Saat bencana terjadi, zakat harus hadir dengan cepat. Kami memastikan bantuan logistik segera sampai agar dana zakat menjadi solusi nyata bagi warga terdampak,” ujarnya.
Pasca penghargaan ini, Baznas Ciamis menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya memperluas program Kampung Zakat ke seluruh kecamatan.
Kemudian meningkatkan kelas usaha mustahik dari skala mikro ke menengah, serta mendorong transformasi zakat dari bantuan konsumtif menjadi pemberdayaan produktif.
Lili menegaskan, pihaknya berkomitmen menjaga integritas dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin terasa oleh masyarakat luas.
“Kami ingin zakat menjadi motor penggerak kesejahteraan yang berkelanjutan. Baznas Ciamis akan terus profesional, amanah, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
