Irfan Hakim Terkesan Sungai Cileueur, Sebut Lumut Tanda Alam Masih Sehat

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2026, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ciamis menggelar aksi bersih-bersih lingkungan, penebaran benih ikan, serta pelepasan burung di kawasan Sungai Cileueur Riverwalk, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Ciamis, relawan, komunitas pecinta lingkungan, hingga masyarakat setempat.

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, Sekda Ciamis Andang Firman, Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana, Anggota DPRD Jawa Barat Didi Sukardi, serta unsur Forkopimda dari TNI-Polri.

Hadir pula Ketua PWI Ciamis Anthika Asmara bersama jajaran, serta sejumlah figur publik seperti Irfan Hakim, Hartono Soekwanto, Audrey King Of The Jungle, Panji Petualang, dan Oghel Food Vlogger.

- Advertisement -

Sejak pagi, kawasan Cileueur Riverwalk dipadati warga dari berbagai wilayah yang antusias mengikuti kegiatan sekaligus menyambut kehadiran Irfan Hakim dan rombongan.

Ketua PWI Ciamis, Anthika Asmara, mengatakan kegiatan ini bertujuan menjaga ekosistem sungai sekaligus mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan.

“Melalui momentum HPN ini, kami ingin mengajak semua pihak lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya menjaga kelestarian sungai. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan capaian Kabupaten Ciamis yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat kebersihan yang baik di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga konsistensi tersebut.

- Advertisement -

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjaga lingkungan, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain,” tambahnya.

Sementara itu, Irfan Hakim mengaku terkesan dengan kondisi lingkungan di Ciamis yang dinilai masih terjaga dengan baik.

“Seru banget, jujur saya happy. Walaupun kurang tidur, tapi begitu lihat alam yang terjaga seperti ini, rasanya ikut bahagia. Orang Sunda memang luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kondisi Sungai Cileueur yang masih alami. Menurutnya, keberadaan lumut justru menjadi indikator ekosistem yang sehat.

“Kenapa disebut Cileueur? Karena memang licin, tapi itu karena lumut. Lumut tumbuh kalau kondisi airnya bagus. Jadi justru itu yang harus kita jaga,” jelasnya.

Irfan berharap kegiatan penebaran ikan dan pelepasan burung dapat memberikan dampak positif bagi kelestarian alam.

“Kalau kita mencintai alam, alam juga akan mencintai kita. Tapi kalau kita merusaknya, alam juga akan memberikan dampaknya,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Panji Petualang yang mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian sungai.

“Sungai Cileueur ini harus dijaga agar tetap lestari dan memberi kehidupan. Airnya mengalir, ikannya ada, dan bisa dimanfaatkan dengan cara yang baik, bukan dengan cara merusak,” katanya.

Sekretaris Daerah Ciamis, Andang Firman, turut mengapresiasi langkah PWI Ciamis yang dinilai menghadirkan kegiatan positif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Tidak hanya peduli lingkungan, tetapi juga ada aksi sosial seperti santunan bagi petugas kebersihan. Ini bentuk kepedulian yang nyata,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Tak Sekadar Kunjungan, Irfan Hakim Ikut Gaungkan Pelestarian Alam di Ciamis

CIAMIS, galuh.id – Presenter kondang Irfan Hakim bersama Panji Petualang, Audrey King Of The Jungle, Oghel Food Vlogger, serta...

Artikel Terkait