Jalan Selacai Cipaku Ciamis Tertutup Longsor, Pembersihan Dilakukan Manual

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Akses jalan utama yang menghubungkan Selacai Cipaku menuju Sukadana via Gardu Selacai Kabupaten Ciamis tertutup material longsor.

Hal itu terjadi akibat bencana tanah longsor pada Kamis (16/5/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Kejadian ini terjadi tepatnya di Dusun Cinutug, Desa Selacai, Kecamatan Cipaku.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan kejadian tersebut.

Warga sekitar telah melakukan upaya pembersihan material longsor secara manual dengan bantuan alat seadanya. Selain itu dengan bantuan personel dari pemadam kebakaran.

- Advertisement -

Tim BPBD telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat dan warga untuk segera mengevakuasi material longsor secara manual.

“Saat ini belum ada penanganan alat berat, namun kami akan terus berupaya mempercepat pembukaan akses jalan,” ujar Ani.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun longsoran tanah menyebabkan kerusakan signifikan karena menutup total jalur transportasi warga.

Ani menuturkan, kebutuhan mendesak saat ini adalah percepatan pembersihan material agar akses jalan yang tertutup longsor kembali normal.

- Advertisement -

“Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan di wilayah rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi masih terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Ciamis.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan potensi bahaya serupa di lingkungan masing-masing. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Peternak Ciamis Ramai-Ramai Buru Sertifikat NKV? Ini Dampak Besarnya pada Kualitas Daging & Telur!

Kesadaran pelaku usaha di Ciamis terkait higienitas meningkat dengan melonjaknya pengajuan Sertifikat NKV Peternakan. Disnakkan mendorong peternak ayam untuk memenuhi standard higienitas demi menjamin produk ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Sertifikat ini penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar, termasuk ke pasar ekspor.

Artikel Terkait