Kadisdik Ciamis Buka Suara Soal Sekolah Rusak dan Rencana Perbaikan

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, meminta seluruh warga pendidikan untuk bersabar menghadapi keterbatasan anggaran yang saat ini masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan sektor pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Erwan usai menghadiri kegiatan halal bihalal warga pendidikan Kabupaten Ciamis di Gedung K.H. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Selasa (7/5/2026).

Menurutnya, Dinas Pendidikan telah melakukan berbagai upaya dan ikhtiar, termasuk pendataan kondisi sekolah secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani berbagai persoalan pendidikan, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur.

- Advertisement -

“Kita sudah melakukan pendataan dan ikhtiar satu per satu. Tinggal kita berdoa mudah-mudahan kebaikan berpihak kepada kita, sehingga upaya-upaya yang dilakukan bisa segera terwujud,” ujarnya.

Erwan juga menyinggung adanya kebijakan relaksasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, ia menegaskan bahwa dana BOS tetap memiliki batasan penggunaan dan tidak bisa dimanfaatkan untuk pembangunan fisik besar.

“Dana BOS itu untuk operasional, hanya bisa digunakan untuk kerusakan ringan. Jadi tidak bisa untuk pembangunan atau perbaikan besar,” jelasnya.

Terkait kondisi sekolah rusak, Erwan mengungkapkan bahwa jumlahnya cukup banyak. Namun, saat ini pemerintah memprioritaskan penanganan terhadap 33 sekolah yang masuk kategori rusak berat.

- Advertisement -

“Kalau diranking, ini 33 sekolah yang paling parah. Sebenarnya yang rusak banyak, tetapi kita fokus dulu ke yang paling urgent,” katanya.

Ia menambahkan, sebagian dari bangunan sekolah tersebut bahkan sudah lama tidak mendapatkan pemeliharaan, dan beberapa di antaranya sempat viral karena kondisinya yang memprihatinkan.

Dalam proses penanganan, Dinas Pendidikan juga berkoordinasi dengan pihak kewilayahan untuk memastikan data dan kondisi di lapangan akurat. Selain itu, pihaknya berupaya agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun perbaikan dilakukan.

“Kita belajar dari pengalaman, seperti saat penanganan pascabencana di salah satu sekolah, pembangunan tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Erwan menjelaskan bahwa rencana pinjaman daerah yang disampaikan Bupati Ciamis merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan, termasuk di sektor pendidikan.

“Pinjaman ini sifatnya menyeluruh, tidak hanya untuk pendidikan. Tapi yang jelas, ini upaya percepatan agar tidak terus menunggu,” jelasnya.

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, Erwan menegaskan bahwa pelayanan terhadap peserta didik harus tetap menjadi prioritas utama.

“Yang paling penting bagi kita adalah pelayanan kepada peserta didik sebagai customer utama. Itu tidak boleh terganggu,” tegasnya.

Ia berharap seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Ciamis dapat tetap solid dan terus berkomitmen dalam memberikan layanan terbaik, sembari menunggu realisasi berbagai upaya perbaikan yang tengah diusahakan pemerintah daerah. (GaluhID/Tegar)

 

- Advertisement -
Berita Terbaru

Desa Sadar Hukum di Ciamis Tekan Angka Kejahatan, Ini Tantangannya

CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Bagian Hukum Setda terus mendorong pembentukan dan penguatan Desa Sadar Hukum sebagai...

Artikel Terkait