CIAMIS, galuh.id – Kebakaran rumah kembali terjadi di Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (16/10/2026) pagi. Kali ini, api menghanguskan rumah milik Rohaeti (39), seorang kader posyandu di Dusun Munggangareng RT 09 RW 02.
Dalam peristiwa tersebut, satu unit sepeda motor Honda CBR, peralatan elektronik, uang tunai puluhan juta rupiah, serta sejumlah surat berharga ikut terbakar. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada stopkontak kulkas.
Sekretaris Desa Pasawahan, Asep Saepuloh, mengatakan kebakaran rumah di wilayahnya telah terjadi tiga kali secara berturut-turut dalam beberapa hari ini. Peristiwa pertama menimpa rumah Saryo Sunarya di Dusun Mekarsari RT 42 RW 06 yang ludes hingga rata dengan tanah. Kebakaran kedua terjadi di rumah Eman di Dusun Mekarsari RT 43 RW 06, tetapi api berhasil dikendalikan warga sebelum meluas.
“Sekarang kebakaran kembali terjadi di rumah Ibu Rohaeti, seorang kader posyandu,” kata Asep kepada wartawan di lokasi kejadian.
Menurut Asep, kebakaran rumah Rohaeti pertama kali diketahui oleh tetangganya yang melihat kepulan asap dari bagian atap rumah. Saat itu, penghuni rumah sedang berada di luar.
Teriakan warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat sekitar. Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sebagian lainnya menghubungi pemerintah desa, yang selanjutnya meneruskan laporan kepada Pos Pemadam Kebakaran WMK Banjarsari.
Di tengah upaya pemadaman, warga juga berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dikeluarkan dari dalam rumah.
“Alhamdulillah, sebagian gabah yang ada di dalam rumah bisa diselamatkan. Namun, sepeda motor jenis CBR dan uang puluhan juta rupiah tidak dapat diselamatkan,” ungkap Asep.
Kebakaran tersebut sempat membuat panik warga sekitar. Pasalnya, jarak rumah Rohaeti dengan bangunan lain cukup berdekatan. Sejumlah barang milik tetangga bahkan sempat dikeluarkan untuk mengantisipasi kemungkinan api merembet.
Berkat kesigapan warga, kobaran api berhasil dicegah agar tidak menjalar ke banguanan rumah lain. Meski demikian, api yang masih terus menyala membutuhkan penanganan petugas pemadam kebakaran.
Petugas Pos WMK Banjarsari kemudian menerjunkan satu unit mobil pemadam ke lokasi. Setelah berjibaku lebih dari setengah jam, petugas akhirnya berhasil menjinakkan api hingga benar-benar padam.
Pantauan di lokasi, Rohaeti tampak terpukul atas musibah yang menimpanya dan tak kuasa menahan tangis. Sementara itu, puluhan warga bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
