Kebakaran Pabrik Kue di Imbanagara Ciamis, Kerugian Capai Rp 35 Juta

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Sebuah bangunan pabrik produksi kue koya dan saketra milik Tuti yang berlokasi di Dusun Lebaklipung RT 002 RW 012, Desa Imbanagara, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, kebakaran pada Minggu (13/7/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dugaan, api berasal dari tungku pembakaran kue yang berada dalam bangunan berukuran 6×8 meter tersebut.

Berdasarkan laporan yang pihaknya terima, warga sekitar awalnya gotong royong berusaha memadamkan api secara manual sambil melapor ke petugas Damkar dan PLN Ciamis.

“Sekitar pukul 03.35 WIB, tim Damkar tiba di lokasi dan api berhasil menjinakkan api pada pukul 04.30 WIB,” jelas Ani.

- Advertisement -

Beruntung, dalam kejadian kebakaran pabrik kue ini tidak ada korban jiwa. Pemilik bangunan hanya satu keluarga dengan satu jiwa yang menghuni lokasi tersebut. Namun insiden ini mengakibatkan kerugian materiil dengan taksiran mencapai Rp35 juta.

BPBD pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan yang berhubungan dengan api, khususnya saat berproduksi pada malam atau dini hari.

“Pastikan selalu mematikan api atau alat pemanas yang tidak diawasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucap Ani.

BPBD Ciamis terus mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi kebakaran. Termasuk dengan menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di tempat-tempat usaha rumah tangga. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Warga Langkapsari Ciamis Gelar Syukuran di Atas Jalan Hotmix, Harapkan Pembangunan Dilanjutkan

Warga Desa Langkapsari, Banjaranyar, Ciamis menggelar doa bersama dan syukuran atas selesainya pembangunan Jalan Sumur Bandung. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa H. Ujang Rusyana dan masyarakat, yang bersyukur setelah penantian panjang. Mereka berharap pembangunan ruas jalan Entring - Kalijati yang tersisa 4,5 kilometer segera dilanjutkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Artikel Terkait