Ciamis, galuh.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis telah memiliki sarana flying fox di destinasi wisata baru yang bernama Pangangonan Outbound and Camp.
Wisata ini terletak di Dusun Cibeureum, RT 31 RW 08 Desa Cibadak. Di sana, terdapat permainan yang menguji nyali pengunjung. Pembangunan sarananya baru saja selesai dan langsung dapat beroperasi.
Biaya pembangunan flying fox berasal dari dana desa tahap pertama tahun anggaran 2025 sebesar Rp 130.518.900.
Selain permainan uji nyali, Pangangonan Outbound and Camp juga menyajikan wahana ATV (All Terrain Vehicle) beserta tracknya. Wahana ATV adalah sebuah permainan kendaraan kecil beroda empat.
Margo Suwono, Kepala Desa Cibadak, mengatakan pembangunan sarana flying fox merupakan sebuah inovasi dalam mengembangkan desa yang berstatus sebagai desa wisata di Kabupaten Ciamis.
“Tujuan utama pembangunan sarana flying fox yaitu mengembangkan status desa kita yaitu desa wisata,” kata Margo kepada galuh.id, Minggu (20/07/2025) di lokasi wisata.
Selain itu juga untuk menggerakan para pemuda Desa Cibadak yang tergabung dalam karang taruna dan relawan agar terlibat aktif membantu mengembangkan desa wisata.
“Tentunya dengan adanya wahana flying fox dan ATV di Outbound and Camp, maka akan menghasilkan PAD Desa Cibadak,” ujar Margo.
Jam Operasional Flying Fox di Cibadak
Wahana flying fox dan ATV buka setiap hari. Senin sampai Jumat mulai buka pukul 13.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB. Sedangkan Sabtu dan Minggu mulai buka dari pukul 09.30 WIB sampai pukul 16.30 WIB.
Untuk harga tiket flying fox sebesar Rp 15 ribu per orang sekali permainan. Sementara untuk permainan ATV, besaran tiketnya Rp 10 ribu untuk satu kali putaran.
Ketua Karang Taruna Tunas Muda Desa Cibadak, Agus Maulana Pamungkas atau Mamo, lewat akun Tiktok menyampaikan bahwa Pangangonan Outbound and Camp merupakan destinasi wisata baru yang ada di wilayahnya.
Kata Mamo, di tempat wisata ini tersedia beberapa wahana permainan. Antara lain wahana flying fox, wahana ATV beserta tracknya. Lalu wahana jembatan dua tali, wabana spider, wall climbing atau panjat tebing.
“Selain itu ada sarana olah raga yaitu lapangan sepak bola yang cukup representatif. Kemudian ada juga wahana atau area untuk camp,” katanya.
Mamo mengungkapkan, Pangangonan Outbound and Camp merupakan destinasi wisata yang cukup strategis dan yang pertama serta satu-satunya yang ada di Kecamatan Banjarsari, khususnya Ciamis selatan.
Pihaknya berharap Pangangonan Outbound and Camp bisa menjadi destinasi wisata yang profesional, yang menyenangkan dan tentunya dapat bermanfaat bagi semua elemen masyarakat.
“Dan akan terus berkembang serta menjadi destinasi wisata yang unggul di wilayah disini khususnya. Umumnya untuk destinasi wisata yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
