Ciamis, galuh.id – Korban pencurian kendaraan bermotor modus COD di Ciamis membenarkan bahwa lima orang yang berhasil LSM Harimau tangkap merupakan pelakunya.
Dalam kasus ini, ada dua orang yang menjadi korban dengan TKP (Tempat Kejadian Perkara) di wilayah hukum Polsek Banjarsari.
Korbannya yaitu Akmal Miswari warga Kawalu Kabupaten Tasikmalaya dan Ana Kustiana yang berdomisili di Dusun Cibeureum RW 07, Desa Cibadak, Banjarsari Ciamis.
“Iya benar, pelakunya kelima orang itu. Dari lima orang itu, katanya ada satu oknum polisi aktif dan satu pecatan polisi,” kata Akmal, Selasa (14/10/2025).
Akmal mengaku menjadi korban pencurian modus COD di blok Cikuman, Dusun Sukamaju, Desa Banjarsari.
“Motor yang dicuri Yamaha NMAX warna hitam tahun 2022. Waktu itu kejadiannya siang sekitar jam 13.00 WIB hari Sabtu 11 Oktober 2025,” ucapnya.
Peristiwa itu berawal ketika ia berniat menjual motor miliknya hingga di ketahui oleh pelaku.
Kemudian pelaku menghubunginya dan janjian di lokasi tersebut. Namun naas, malah menjadi korban kejahatan.
“Nah waktu di lokasi pertama ada satu orang yang mendekati. Lantas pelaku meminta saya cek fisik motor. Setelah itu, datang rekannya dan meminta saya untuk naik mobil yang pelaku bawa,” ujarnya.
“Mereka ngakunya aparat, ada yang ngaku dari Polda. Saya engga bisa berbuat apa-apa dan akhirnya saya mengikuti kehendaknya. Sementara satu orang pelaku membawa motor saya,” imbuhnya.
Pelaku Intimidasi Korban Pencurian Modus COD
Di dalam mobil ada empat orang termasuk sopir. Kemudian ia di bawa keliling-keliling ke wilayah lain. Selama di dalam mobil, Akmal mendapat kekerasan secara lisan dan ancaman.
“Saya di bawa kelling ke Banjar, Langensari, Manganti sampai dua jam. Dan akhirnya saya diturunin di terminal Banjar. Setelah itu saya pulang ke rumah menggunakan kendaraan umum,” terang Akmal.
Setelah peristiwa itu terjadi, korban tidak langsung melaporkan peristiwa itu ke polisi. Tetapi ia mencoba menghubungi rekan-rekannya yang ada di wilayah Banjarsari.
“Alhamdulilah akhirnya pelaku berhasil di ciduk oleh rekan-rekan LSM Harimau,” ucapnya.
Akmal pun mengucapakan terima kasih kepada LSM Harimau dan pihak kepolisian yang telah membantu mengungkap pelakunya. Ia berharap dengan tertangkapnya pelaku, motor miliknya bisa ketemu.
Korban lainnya, Ana Kustiana warga Desa Cibadak, juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, modus pelaku sama seperti yang terjadi kepada warga Tasikmalaya.
“Kalau saya, kejadiannya malam sekitar pukul 19.00 WIB di perbatasan Ciamis Pangandaran, tepatnya Desa Ciulu Banjarsari. Waktunya juga sama hari Sabtu (11/10/2025). Cuma bedanya, saya mah malam hari,” jelas Ana.
Ia mengaku di masukan ke dalam mobil, sedangkan motornya di bawa oleh pelaku.
‘Selama di dalam nobil, saya di intimidasi, di ancam. Dan akhirnya saya di turunin di Kawunganten,” jelasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
