Ciamis, galuh.id — Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Ciamis sukses menggelar Latihan Kader Muda (Lakmud) perdana.
Kegiatan tersebut bertempat di Ponpes Darussalam 2 Afiah, Kampung Mekarsari, Desa Beber, Kecamatan Cimaragas. Berlangsung pada Jumat hingga Minggu (11-13 Juli 2025).
Mengusung tema “Reinterpretasi Gerakan dalam Membangun Kader Militan,” kegiatan ini menjadi jenjang kaderisasi tingkat menengah yang krusial di tubuh IPNU-IPPNU.
Tema tersebut sekaligus mengajak para kader untuk semakin matang secara mental, intelektual. Kemudian spiritual dalam merespons dinamika serta tantangan pelajar masa kini.
Lakmud kali ini diikuti 33 peserta yang terdiri dari 23 kader putra dan 10 kader putri. Mereka tak hanya datang dari Ciamis, tetapi juga dari Cirebon, Brebes, dan Indramayu.
Antusiasme peserta tampak sejak hari pertama hingga penutupan. Mengikuti rangkaian materi yang meliputi dasar-dasar Aswaja, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga analisis media.
Seluruhnya di kemas dalam diskusi interaktif dan forum group discussion (FGD) sehingga peserta lebih aktif menggali solusi atas persoalan pelajar.
Hadir dalam acara pembukaan antara lain Camat Cimaragas, perwakilan Dandim dan Koramil, Kabag Kesra Setda Ciamis, Ketua Majelis Alumni IPNU Ciamis. Kemudian jajaran MWC NU Cimaragas, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua Majelis Alumni IPNU Ciamis, Dodi Suhendi, berpesan agar kader memahami betul nilai-nilai ke-NU-an dan mampu mengamalkannya.
“Karena Lakmud ini adalah kaderisasi kedua setelah Makesta, kader harus betul-betul memahami nilai-nilai ke-NU-an, ke-Aswaja-an, dan keorganisasian,” ujarnya.
Lakmud IPNU IPPNU Ruang Tumbuh Pelajar
Sementara itu, Ketua PC IPNU Ciamis, Irman M Farhan, menegaskan pentingnya kader IPNU dalam menjawab isu pelajar.
“Kader IPNU hari ini harus kritis, solutif, dan dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bukan hanya untuk santri atau pelajar umum,” tuturnya.
Ketua PC IPPNU Ciamis, Nia Siti Kurnia Sari, juga menekankan Lakmud sebagai ruang bertumbuh pelajar dalam menginternalisasi nilai perjuangan NU.
“Lakmud adalah wadah belajar, berjuang, dan bertakwa. Jadikan ini khidmah kepada NU dan langkah meneruskan perjuangan generasi muda,” katanya.
Puncak kegiatan ditandai pembaiatan peserta sebagai kader muda NU oleh instruktur PW IPNU Jawa Barat.
Prosesi ini berlangsung khidmat, meneguhkan komitmen peserta untuk berkhidmah dan melanjutkan estafet perjuangan.
Salah satu peserta bahkan menulis kesan: “Seru, penuh ilmu, dan membangkitkan semangat berorganisasi.”
Pembukaan kegiatan secara resmi oleh Kabag Kesra Setda Ciamis mewakili Bupati, dan ditutup penuh kehangatan oleh pimpinan Ponpes Darussalam 2 Afiah.
Penutupan yang sarat haru ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kaderisasi IPNU-IPPNU terus hidup. Menebar harapan baru bagi masa depan organisasi pelajar NU. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
