Banjar, galuh.id – Suryana (64) pria lanjut usia (lansia) ditemukan warga dalam kondisi terluka di pinggir Jalan Perkebunan Karet Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, dugaan ia menjadi korban tabrak lari.
Warga menemukan Suryana pada Jumat (4/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Dengan sepeda yang ringsek tergeletak di dekatnya, dugaan Suryana menjadi korban tabrak lari di jalanan yang minim penerangan.
Lokasi kejadian yang gelap gulita membuat insiden ini semakin tragis, seolah menegaskan bahaya yang mengintai di sudut-sudut jalan yang tak terawat.
Suryana pertama kali di temukan oleh Titin (50), warga setempat yang baru saja selesai bertugas di Pos Pam Lebaran Jabar Bergerak.
“Saya melihat pria tergeletak di pinggir jalan, tampak kesakitan dengan sepeda penyok di sampingnya,” ujar Titin.
Ketika Titin mendekati, Suryana masih sempat menceritakan bahwa ia baru saja pulang dari wilayah Desa Batulawang. Kondisi jalan yang gelap gulita membuat lokasi itu hampir mustahil terlihat oleh pengendara lain.
Dugaan, situasi ini menjadi salah satu faktor terjadinya insiden tersebut. Mendapat laporan dari Titin, tim Jabar Bergerak Kota Banjar segera turun tangan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dengan ambulans,” kata Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, Ari Faturohman.
Dalam kondisi lemah, Suryana mendapat penanganan cepat untuk memastikan stabilitasnya sebelum di bawa pulang ke rumahnya. Kondisi pria lansia korban tabrak lari yang hidup sendiri ini menyentuh hati banyak pihak.
Ketika tiba di rumah korban, tim relawan di sambut oleh Yoyo selaku Ketua RT setempat, yang menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kesigapan tim relawan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan cepat dari relawan Jabar Bergerak,” ujar Yoyo. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
