Banjar, galuh.id – Untuk mengatasi maraknya balapan liar yang sering terjadi selama bulan Ramadan, IMI Kota Banjar menggelar Latihan Bersama (Latber) Road Race di Stadion Graha Banjar Patroman setiap Minggu.
Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi aksi balapan liar yang meresahkan masyarakat.
Tetapi juga menjadi wadah bagi pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat dan minat mereka secara aman dan terarah.
Ketua IMI Banjar, Asep Saefurohmat, menegaskan, program ini hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap fenomena balapan liar yang kerap mengganggu ketertiban umum.
Melalui Latber Road Race, para penggemar kecepatan kini memiliki sarana yang lebih aman dan profesional untuk mengembangkan keterampilan mereka.
Pihaknya ingin memastikan bahwa selama bulan suci Ramadan, para pecinta motor memiliki tempat yang layak untuk mengekspresikan diri.
“Dengan menyediakan fasilitas ini, kami berharap mereka bisa latihan bersama di lintasan yang sesuai dengan standar keamanan,” jelas Asep.
Selain sebagai langkah preventif untuk menekan angka balapan liar, inisiatif ini juga membuka peluang bagi para pemuda berbakat untuk meniti karier di dunia balap profesional.
IMI Banjar tidak hanya menyediakan tempat latihan, tetapi juga berperan dalam mencari dan membina bibit-bibit unggul yang berpotensi berlaga di ajang resmi.
Balapan liar telah lama menjadi tantangan bagi Kota Banjar, terutama selama Ramadhan ketika aktivitas ini meningkat signifikan.
Namun, IMI Banjar memilih untuk melihat masalah ini sebagai peluang dengan menghadirkan solusi yang tidak hanya mengurangi keresahan warga tetapi juga memberi manfaat jangka panjang.
Lebih dari sekadar ajang latihan, Latber Road Race juga menjadi platform pencarian atlet berbakat yang nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti babak kualifikasi Porda 2025 di Sirkuit Bukit Puesar, Tasikmalaya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa melahirkan pembalap-pembalap berbakat yang nantinya dapat membawa nama Kota Banjar ke tingkat yang lebih tinggi,” tambah Asep.
Dengan hadirnya ajang ini, para peserta tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk berlatih di lintasan yang sesuai standar, tetapi juga bisa merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya.
Hal ini memberikan pengalaman berharga sekaligus mempersiapkan mereka untuk bersaing dalam ajang resmi.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa Latber Road Race mendapatkan sambutan luar biasa dari masyarakat.
Suasana yang meriah tampak dari antusiasme para peserta yang berlaga dengan penuh semangat, serta dukungan dari para penonton yang turut hadir untuk menyaksikan aksi balap sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menciptakan kebersamaan di tengah komunitas.
Masyarakat yang sebelumnya resah dengan aksi balapan liar kini bisa menikmati tontonan yang lebih terorganisir dan aman.
Ajang ini juga menjadi alternatif ngabuburit yang menghibur bagi warga Kota Banjar.
Melalui strategi inovatif ini, IMI Banjar membuktikan bahwa pendekatan kreatif bisa menjadi solusi terhadap masalah sosial.
Latber Road Race bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sebuah gerakan positif yang mendukung pengembangan bakat, meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara, serta mempererat hubungan antara komunitas otomotif dan masyarakat luas.
Dengan pendekatan yang inspiratif ini, Kota Banjar tidak hanya mengubah wajah balapan liar menjadi ajang prestasi, tetapi juga menciptakan generasi pembalap masa depan yang siap bersaing di tingkat nasional. (GaluhID/Diana)
