Kamis, Januari 8, 2026

Mayat Membusuk Ditemukan di Kebun Kopi Sukaharja Ciamis

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Berita Ciamis, galuh.id – Warga Sukaharja Rajadesa Ciamis menemukan sesosok mayat dengan kondisi yang sudah membusuk di kebun kopi, Minggu (4/4/2021).

Saat warga menemukannya, posisi mayat tersebut dalam keadaan telentang dikerubungi lalat hijau.

Kepala Desa Sukaharja, Abdul Muthalib, menjelaskan warga yang pertama kali menemukan mayat di kebun kopi itu bernama Ahman.

Ia menemukan mayat yang sudah membusuk itu saat sedang membersihkan kebun kopi milik warga.

- Advertisement -

“Warga bernama Ahman yang pertama kali menemukan mayat. Saat ia sedang membersihkan kebun kopi,” kata Abdul.

Pihaknya yang mendapat laporan ada penemuan mayat di kebun kopi pun langsung menuju lokasi.

Begitu mendapat laporan, pihak pemerintah desa (Pemdes) Sukaharja langsung berangkat menuju lokasi tempat penemuan mayat.

“Kami saat ini sudah berada di lokasi penemuan mayat. Sambil menunggu Tim Inafis Polres Ciamis,” jelas Abdul.

- Advertisement -

Adapun kronologisnya lanjut Abdul, mayat dengan kondisi sudah membusuk tersebut ditemukan pertama kali oleh warga yang bernama Ahman.

Saat Ahman sedang membersihkan kebun kopi, ia mencium bau tak sedap yang menyengat hidung. Ia curiga kemudian mendekati sumber bau itu.

“Pak Ahman curiga dengan bau menyengat itu. Ia lalu mendekati sumber bau,” jelas Abdul.

Setelah bau menyengat tersebut semakin dekat, terlihat jelas ada sesosok mayat dengan posisi telentang dan lalat hijau mengerubunginya.

“Setelah yakin bahwa itu adalah mayat, Pak Ahman langsung melaporkan penemuannya ke pihak Pemdes Sukaharja,” pungkas Abdul. (GaluhID/Evi)

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

- Advertisement -
Berita Terbaru

Agun Gunandjar Sudarsa Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Ciamis

Ciamis, galuh.id – Anggota DPR RI Dapil Jawa Barat X, Agun Gunandjar Sudarsa, terus melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan...

Artikel Terkait

Eksplorasi konten lain dari Galuh.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca