Jumat, 24 September 2021
Jumat, 24 September 2021
spot_img

Olahraga Bersepeda, Tren Lama Bersemi Kembali

Olahraga bersepeda pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia di berbagai daerah.

Dari semua kalangan mulai dari anak kecil sampai lansia, berbondong-bondong mengayuh pedal sepeda untuk sekedar menjaga kebugaran tubuh.

Tren olahraga bersepeda ini sebenarnya bukanlah tren baru. Namun, di masa pandemi ini semakin hari semakin banyak diminati oleh masyarakat indonesia.

Baca Juga: Sepeda Lipat Termahal di Dunia, Berikut Daftar Harganya

Karena dengan bersepeda selain menyehatkan tubuh juga sangat efektif menghilangkan kebosanan, apalagi sudah lumayan lama kita harus berdiam diri di rumah.

Sepeda nya pun banyak sekali macam dan jenis nya yang digunakan, mulai dari sepeda gunung, fixie ,lipat dan tidak jarang ada yang memakai sepeda bmx.

Tak jarang masyarakat begitu antusias saat ada touring dengan menggunakan sepeda.

Apalagi kalau bersepeda beramai-ramai dengan keluarga atau teman-teman, sangat menyenangkan bukan?

Olahraga Bersepeda Menjadi Pilihan di Era New Normal

Semenjak Covid-19 hadir ke dunia, banyak masalah dan kesulitan baru, juga banyak inovasi untuk tetap survive.

Covid-19 ini menyebar dengan cepat, kita harus rajin membersihkan diri (rajin cuci tangan), jaga daya tahan tubuh (imunitas), istirahat yang cukup serta konsumsi makanan bergizi.

Apalagi dalam masa new normal Covid-19 ini, melakukan kegiatan berolahraga sangat disarankan untuk menambah imunitas tubuh.

Tercetuslah bersepeda untuk berolahraga sekaligus mengurangi kepenatan. Semua orang berlomba-lomba membeli sepeda yang kece sampai melengkapi perlengkapannya.

Sepeda pertama kali diperkenalkan di Eropa sekitar akhir abad ke-19, kemudian mulai menyebar hingga ke Indonesia dan kini hampir ke seluruh dunia.

Olahraga bersepeda ini dikenal sebagai salah satu bentuk olahraga yang murah dan bisa memberikan banyak manfaat bagi tubuh.

Untuk itu diketahui beberapa manfaat dan juga mudharat dari bersepeda bagi kesehatan, seperti dikutip dari Livestrong dan 24hrfitness.co.uk, Sabtu (8/8/2020).

Manfaat Bersepeda

  1. Olahraga sepeda membantu membentuk tubuh dan memberikan energi. Saat bersepeda gerakan yang dilakukan turut membentuk berbagai organ tubuh. Selain itu juga menguatkan serta mengencangkan paha, otot betis dan daerah panggul.
  2. Dapat membantu mengurangi selulit di paha, serta mengurangi stres di daerah lutut dan pergelangan kaki dibanding dengan kegiatan lain seperti berjalan atau latihan aerobik.
  3. Dengan bersepeda dapat membantu melancarkan sirkulasi darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi ke semua otot seluruh tubuh.
  4. Bersepeda diyakini bisa meningkatkan perlindungan tubuh terhadap berbagai penyakit seperti diabetes karena membantu menurunkan berat badan serta menghindari tekanan darah tinggi.
  5. Bersepeda juga bisa membantu mengurangi kadar stres, apalagi pada umumnya orang-orang bersepeda sambil santai dan menghirup udara segar.
  6. Bersepeda baik untuk kesehatan kardio (jantung), olahraga sepeda bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung sehingga mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.

Efek Samping Bersepeda

  1. Olahraga sepeda tidak dianjurkan bagi orang yang memiliki masalah dengan sendi dan juga nyeri rematik.
  2. Bersepeda diketahui bisa mempengaruhi kualitas sperma laki-laki, diketahui bersepeda lebih dari 5 jam dalam satu minggu tidaklah baik. Karena bisa membuat 31-40 persen laki-laki memiliki jumlah sperma di bawah normal.
  3. Bersepeda juga bisa menyebabkan masalah pada lutut, hal ini terjadi jika ada peningkatan dalam intensitas. Hal ini disebabkan karena gerakan berulang secara berkala, kalau jarak yang terlalu cepat penggunaan sadel yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.
  4. Jika suka menggunakan sepeda gunung, cenderung akan berisiko mengalami masalah atau cedera tulang punggung.
  5. Karena, penggunaan sepeda gunung pada umumnya dilakukan dengan kecepatan tinggi dengan jalur dan rute yang ekstrim.
  6. Bersepeda juga dapat menimbulan kesemutan pada area genital, akibat adanya iritasi karena menggunakan sadel yang terlalu lama. Selain itu dapat menimbulkan suhu panas di sekitar paha saat mengayuh sepeda.

Demikianlah manfaat dan efek kurang baiknya dalam bersepeda, oleh karena ini sebelum melakukan kegiatan bersepeda sebaiknya memperhatikan hal-hal tersebut.

Tidak lupa bagi para pegowes sebaiknya melengkapi dirinya dengan alat pelindung, seperti helm dan juga masker.

Hal ini dilakukan agar olahraga bersepeda kita sesuai dengan manfaat kesehatan yang akan didapatkan. (GaluhID/Dhi)

Loading...

Temukan Kami

47,551FansSuka
275PengikutMengikuti
2,760PelangganBerlangganan