CIAMIS, galuh.id — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis merespons positif langkah Partai Amanat Nasional (PAN) yang mendorong Asep Rahmat sebagai calon Wakil Bupati Ciamis untuk mengisi kekosongan jabatan setelah meninggalnya Yana D. Putra.
Respons tersebut disampaikan Ketua DPC PKB Kabupaten Ciamis, Ai Ratna Intan Solihah, saat menerima kunjungan jajaran DPD PAN Kabupaten Ciamis di Sekretariat DPC PKB Ciamis, Jumat (9/10/2026).
Ai Ratna mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah PAN yang mulai melakukan komunikasi dengan partai-partai pengusung untuk mempercepat proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis.
Menurutnya, posisi wakil bupati memiliki peran penting dalam membantu kepala daerah menjalankan pemerintahan sekaligus mempercepat pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Ciamis hingga 2030.
“PKB merespons dengan positif. Saya rasa masih ada kerja-kerja yang belum maksimal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis. Mudah-mudahan dengan adanya niat baik dari PAN ini bisa memperbaiki dan menguatkan pencapaian visi misi,” kata Ai Ratna.
Ia menilai Asep Rahmat memiliki modal pengalaman karena telah bersama-sama berkecimpung di lembaga legislatif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk mendampingi Bupati Ciamis dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ai Ratna menegaskan, PKB tidak mengajukan kader sendiri dalam penjajakan calon wakil bupati saat ini. Karena itu, partainya terbuka terhadap kandidat yang dinilai memiliki kesungguhan untuk membantu pembangunan daerah.
“Pak Asep sendiri kawan baik kita di legislatif dan sudah mempunyai pengalaman. Mudah-mudahan ini menjadi modal beliau untuk mendampingi sebagai partner Bapak Bupati dalam mewujudkan visi misi Kabupaten Ciamis sampai 2030,” ujarnya.
Ai Ratna menjelaskan, Kabupaten Ciamis masih menghadapi sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama, mulai dari pendapatan asli daerah (PAD), pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan perekonomian.
Menurutnya, keberadaan wakil bupati diharapkan dapat membantu mengakselerasi program-program pemerintah daerah dan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Ciamis.
“Posisi wakil bupati sangat dibutuhkan untuk menambah daya Bupati dalam mengakselerasi visi misi beliau. Potensi-potensi Kabupaten Ciamis juga masih ada yang belum dioptimalkan,” ungkapnya.
Ia berharap, apabila proses pengusulan berjalan sesuai ketentuan, wakil bupati terpilih nantinya dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Meski demikian, Ai Ratna menegaskan bahwa penentuan calon wakil bupati tidak berada di tangan satu partai saja. Diperlukan komunikasi intensif dan kesepahaman di antara partai-partai pengusung.
Ia menyebut, proses komunikasi sebelumnya sempat dilakukan secara terpisah, tetapi belum berlanjut pada konsolidasi bersama yang mengarah pada kesepakatan nama calon.
“Komunikasi koalisi juga perlu dipercepat dari 10 partai ini agar terjadi kesepahaman terhadap calon. Karena harus ada dua nama, kita masih menunggu dan sama-sama berproses,” katanya.
Ai Ratna menambahkan, PKB akan terus berkomunikasi dengan partai-partai lain, khususnya partai yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Ciamis, guna membahas kelanjutan proses tersebut.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, Drs. H. Komar Hermawan, mengatakan kunjungan ke PKB merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi politik yang dilakukan PAN kepada partai-partai pengusung.
Komar menegaskan, tidak ada maksud untuk mengutamakan partai tertentu dalam rangkaian kunjungan tersebut. Jadwal pertemuan dilakukan berdasarkan komunikasi dan kesepakatan dengan masing-masing partai.
Ia menyebut PAN mengusulkan Asep Rahmat karena merupakan kader partai yang dinilai siap untuk menjalankan tugas sebagai wakil bupati.
“Kenapa Pak Asep Rahmat? Kita diwajibkan mengusulkan dari DPD dan DPW, dan beliau adalah kader kita. Kader kita yang siap adalah Bapak Asep Rahmat,” kata Komar.
Menurutnya, pengisian jabatan wakil bupati perlu segera dipersiapkan karena kepala daerah membutuhkan pendamping dalam menjalankan pemerintahan. Keberadaan wakil bupati juga dinilai penting untuk mendukung koordinasi, diskusi, dan pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor.
Komar turut menyampaikan bahwa PAN telah mendapatkan rekomendasi dari tingkat pusat untuk mengusung nama Asep Rahmat. Selanjutnya, PAN akan melanjutkan komunikasi dengan partai-partai lain guna membangun kesepahaman mengenai proses pengusulan calon.
Ia berharap, rangkaian silaturahmi tersebut dapat mendorong konsolidasi politik yang lebih intensif sehingga proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis dapat berjalan sesuai ketentuan.
Pertemuan PAN dan PKB ini menjadi bagian dari komunikasi antar partai pengusung dalam membahas pengisian kursi Wakil Bupati Ciamis yang kosong pascameninggalnya Yana D. Putra. Meski PKB telah memberikan respons positif terhadap nama Asep Rahmat, proses konsolidasi bersama partai-partai terkait masih diperlukan untuk menentukan tahapan selanjutnya.
