Pelantikan HMI Ciamis 2026–2027, Bupati; Jangan Berhenti di Seremonial

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

CIAMIS, galuh.id – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Korps HMI-Wati (KOHATI), dan Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Ciamis periode 2026–2027 resmi dilantik di Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Jumat (26/6/2026).

Pelantikan mengusung tema “Think Global, Act Local: Meneguhkan Khittah Perjuangan HMI Bersendikan Nilai Keislaman dan Kegaluhan untuk Ciamis Berkelanjutan.”

Pelantikan dihadiri Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang mengajak kepengurusan baru HMI untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan karya nyata melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Ciamis.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan secara pribadi, Herdiat menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban merupakan awal dari pengabdian kepada masyarakat.

- Advertisement -

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah awal. Langkah yang sesungguhnya adalah bagaimana adik-adik dapat mengabdi, berkolaborasi dengan masyarakat, serta memberikan karya nyata, saran, dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Menurutnya, tema yang diusung HMI mencerminkan semangat berpikir global tanpa meninggalkan identitas lokal yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan budaya. Ia berharap semangat tersebut mampu diwujudkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ia menyatakan aktivitas pertambangan yang berpotensi merusak lingkungan di wilayah Purwadadi hingga Pamarican belum akan diberikan izin.

“Selama aktivitas tersebut berpotensi merusak lingkungan, maka selama saya menjadi Bupati Ciamis, izin sementara tidak akan diberikan,” tegasnya.

- Advertisement -

Bupati juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai capaian Kabupaten Ciamis. Meski memiliki kemampuan fiskal yang relatif rendah dibandingkan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat, Ciamis tetap mampu meraih berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Dengan segala keterbatasan, terutama dari sisi anggaran, masyarakat Ciamis, ASN, dan seluruh elemen mampu menorehkan berbagai prestasi. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan HMI periode sebelumnya yang dinilai berhasil membangun sinergi dengan pemerintah daerah serta menjaga kondusivitas di Kabupaten Ciamis.

“Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kolaborasi yang telah terjalin selama ini. Mari kita lanjutkan sinergi antara pemerintah dengan HMI maupun organisasi kemahasiswaan lainnya demi mewujudkan Ciamis yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HMI Cabang Ciamis Ghani Alghifari, S.E menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah melalui gagasan dan diskusi yang konstruktif.

Menurutnya, HMI melihat pengembangan ekonomi hijau sebagai salah satu peluang besar bagi Ciamis. Potensi tersebut antara lain berasal dari pengembangan energi terbarukan serta pemanfaatan sumber daya alam yang berorientasi pada kelestarian lingkungan.

Ia menilai Kabupaten Ciamis memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi berbasis lingkungan sehingga diperlukan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat agar potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Ciamis adalah rumah kita bersama. Karena itu, HMI siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. (GaluhID/Tegar)

- Advertisement -
Berita Terbaru

Dugaan Potongan Dana PIP di MTs Negeri 10 Ciamis Mencuat, Kepala Madrasah Bantah

CIAMIS, galuh.id – Dugaan adanya pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di MTs Negeri 10 Ciamis, Kecamatan Banjarsari, menjadi...

Artikel Terkait