Pemkab Ciamis Cetak Pemimpin Berkualitas Melalui Pelatihan Administrator

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Pemkab Ciamis melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I di Aula BKPSDM Ciamis, Senin (6/4/2026).

Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan secara mandiri ini menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi daerah.

“Alhamdulillah, Kabupaten Ciamis bisa melaksanakan pelatihan secara mandiri. Ini merupakan prestasi BKPSDM yang mampu meyakinkan Lembaga Administrasi Negara hingga akhirnya kegiatan bisa terselenggara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan diikuti sekitar 30 peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah. Para peserta merupakan pejabat eselon III yang telah melalui proses seleksi dan memiliki kinerja serta prestasi yang baik.

- Advertisement -

Menurutnya, tujuan utama pelatihan ini adalah untuk menjembatani antara kebijakan strategis dengan implementasi di lapangan.

Oleh karena itu, membutuhkan sosok pemimpin yang mampu membaca situasi, berinisiatif, serta berani mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan akurat.

“Seorang pemimpin harus mampu menghubungkan kebijakan strategis dengan operasional di lapangan. Butuh keberanian, ketegasan, dan kemampuan mengambil keputusan yang tepat,” jelasnya.

Pelatihan administrator ini berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Meski di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Ciamis tetap berkomitmen memberikan kesempatan pengembangan kompetensi bagi ASN.

- Advertisement -

“Kita ingin melahirkan pemimpin-pemimpin hebat yang mampu berkolaborasi dalam membangun daerah secara efektif dan efisien,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Ciamis, Ai Rusli Suargi, mengatakan bahwa pelatihan tidak hanya berupa pembelajaran di kelas.

Tetapi juga mencakup pembelajaran mandiri serta aktualisasi di lapangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing peserta.

“Nanti akan ada tahapan seminar dan ujian. Tim penguji tidak hanya dari BKPSDM, tetapi juga melibatkan pihak dari Provinsi Jawa Barat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelulusan peserta akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi selama pelatihan. Meski demikian, tidak semua peserta yang lulus otomatis mendapatkan promosi jabatan.

“Diklat ini lebih kepada penguatan kompetensi manajerial. Untuk jabatan tetap harus melalui uji kompetensi. Namun, ini menjadi nilai tambah dalam pengembangan karier ASN,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Kabid Perdagangan Ciamis Gowes ke Kantor, Ajak Warga Hemat Energi

Ciamis, galuh.id – Kebiasaan sederhana namun penuh makna ditunjukkan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan DKUKMP Ciamis, Asep Misbahudin, yang memilih...

Artikel Terkait