Ciamis, GaluhID – Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para pensiunan guru dan pegawai yang tergabung dalam Dana Kesejahteraan Pegawai (DKP) Simpay Asih Kabupaten Ciamis menyampaikan unek-unek mereka kepada Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Heri Rafni Kotari.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangka kegiatan silaturahmi dan Pembagian Dana Duka dan Pensiun Periode ke VII Tahun 2025 yang digelar pada Senin (23/6/2025) di Kabupaten Ciamis.
Meski acara utama bersifat seremonial, Heri Rafni memanfaatkan momen tersebut untuk menyerap aspirasi dari para purna tugas. Khususnya yang berkaitan dengan sektor pendidikan. Ia menyebutkan bahwa masukan dari para pensiunan sangat penting karena mereka memiliki pengalaman langsung di lapangan.
Baca Juga: Heri Rafni Kotari Harap Pelantikan Pejabat Baru Dorong Pemkab Ciamis Berlari Lebih Kencang
“Kami hadir di sini tidak hanya untuk berbagi, tetapi juga mendengar. Banyak masukan penting yang disampaikan, terutama terkait kendala dalam dunia pendidikan. Baik dari sisi tenaga pendidik, fasilitas, maupun akses layanan,” ujar Heri Rafni.
Aspirasi Pensiunan yang Disampaikan kepada Anggota DPRD Jawa Barat Heri Rafni Kotari
Beberapa aspirasi yang muncul antara lain menyangkut peningkatan kesejahteraan guru dan pegawai non-ASN. Kemudian pemerataan sarana pendidikan di wilayah pedesaan, serta harapan terhadap kebijakan yang lebih berpihak pada mutu pendidikan secara menyeluruh.
Perhatian terhadap kondisi pendidikan di daerah pelosok menjadi sorotan tersendiri. Para pensiunan berharap pemerintah tak hanya fokus pada sekolah-sekolah di perkotaan. Tapi juga memastikan akses dan kualitas pendidikan di desa tetap terjaga.
Menanggapi hal tersebut, Heri Rafni menyatakan seluruh masukan tersebut akan menjadi catatan penting yang akan ia bawa ke DPRD Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan komitmennya sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
“Kami akan terus menyuarakan aspirasi seperti ini di DPRD. Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Apa yang disampaikan para purna tugas hari ini menjadi bahan perjuangan kami di parlemen,” tegasnya.
Acara silaturahmi ditutup dengan pembagian dana duka dan pensiun kepada anggota DKP Simpay Asih, sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka di dunia pendidikan. (Tegar/GaluhID)
