Pernyataan Kontroversial Ahmad Dhani Terkait Pemain Naturalisasi, Singgung Revolusi dan Poligami!

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

olahraga, galuh.id– PSSI kembali mengadakan rapat bersama Komisi X DPR RI pada Rabu (5/3/2025) untuk membahas proses naturalisasi tiga pemain.

Adapun ketiga pemain tersebut yang bakal membela Timnas Indonesia adalah Emil Audero Mulyadi, Dean James, dan Joey Pelupessy. 

Dalam pertemuan tersebut, Komisi X DPR RI menyetujui pemberian kewarganegaraan bagi ketiga pemain.

Namun, diskusi ini diwarnai dengan sejumlah pernyataan kontroversial dari Ahmad Dhani, musisi yang sekaligus anggota Komisi X DPR RI. 

- Advertisement -

Pernyataan Kontroversial Ahmad Dhani Terkait Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Salah satu pendapatnya yang memicu perdebatan adalah usulan agar PSSI lebih selektif dalam menaturalisasi pemain berdasarkan ras tertentu.

Komentar musisi berusia 52 tahun itu segera menjadi perbincangan di media sosial. 

Banyak yang menilai ucapannya bernada diskriminatif dan tidak sesuai dengan semangat keberagaman dalam sepak bola.

“Pak Erick, saya sebenarnya sangat mendukung naturalisasi, bahkan jika jumlahnya mencapai 50 pemain pun saya tidak keberatan karena ini bagian dari revolusi dalam sepak bola,” tutur Dhani.

- Advertisement -

Selanjutnya, Ahmad Dhani pun menyinggung revolusi di sektor sepak bola Tanah Air.

“Namun, jika berbicara revolusi, maka seharusnya dilakukan secara ekstrem,” lanjutnya, dikutip dari Kompas.com.

Ahmad Dhani juga menyampaikan pendapatnya mengenai karakteristik pemain yang menurutnya lebih cocok untuk Timnas Indonesia.

“Menurut saya, sebaiknya dikurangi pemain yang berambut pirang dan bermata biru, karena secara visual kurang sesuai untuk Indonesia,” ungkap Dhani.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Dhani juga menyinggung terkait ras pemain naturalisasi yang bakal membela Timnas Indonesia.

“Lebih baik mencari pemain yang memiliki kesamaan ras dengan kita, bisa dari Korea, Afrika, atau wilayah lain yang lebih mirip dengan masyarakat Indonesia,” ungkap Dhani.

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia di Bulan Maret: Lawan Australia dan Bahrain

Tak hanya itu, Ahmad Dhani juga melontarkan gagasan lain yang tak kalah kontroversial terkait naturalisasi pemain. 

Ahmad Dhani mengusulkan agar PSSI mempertimbangkan menaturalisasi pemain sepak bola berusia di atas 40 tahun dengan tujuan membangun generasi pesepakbola masa depan.

“Naturalisasi tidak harus selalu dilakukan terhadap pemain yang masih aktif. Kita bisa naturalisasi pemain hebat yang sudah berusia lebih dari 40 tahun, kemudian kita jodohkan dengan perempuan Indonesia,” jelas Dhani.

“Dengan begitu, diharapkan anak mereka nantinya bisa menjadi pesepak bola berbakat,” tambahnya.

Bahkan, ia menyarankan agar program ini mulai dianggarkan pada 2026 mendatang.

“Kita bisa mencari pemain yang sudah duda, kemudian kita carikan pasangan di Indonesia. Kalau mereka muslim, bisa memiliki hingga empat istri (poligami),” ujarnya.

- Advertisement -
Berita Terbaru

Jazirah x CCE Hadir di Ciamis, Rest Area Karangkamulyan Didorong Jadi Kawasan Wisata Digital

Bank Indonesia KPw Tasikmalaya memberikan dukungan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi digital di Kabupaten Ciamis melalui program Jazirah x CCE, dengan menyerahkan bantuan sarana seperti tablet dan printer di Rest Area Karangkamulyan. Dukungan ini bertujuan mempermudah transaksi non tunai dan meningkatkan pelayanan bagi pengelola tenant.

Artikel Terkait