Ciamis, galuh.id – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ciamis, Ai Ratna Intan Solihah, menegaskan hingga saat ini belum ada pembicaraan terkait sosok pengganti wakil bupati (wabup) Ciamis yang meninggal dunia.
Menurut Ai Ratna, tidak ada batasan waktu dalam regulasi terkait pengisian posisi tersebut. Sehingga, pihaknya tidak mendesak Bupati Ciamis untuk segera mencari pendamping.
“Tidak ada aturan yang membatasi waktu pengisian posisi Wakil Bupati. Saat ini, Pak Bupati perlu fokus menyelesaikan berbagai program yang harus di realisasikan untuk masyarakat. Seperti pembayaran hutang kepada pihak ketiga dan program-program penting di desa,” ujarnya, Rabu (26/03/2026).
Ketua DPC PKB juga menyampaikan bahwa hingga kini partai koalisi belum melakukan pembicaraan terkait calon pengganti wakil bupati Ciamis.
“Sosok pengganti belum di bahas, karena hal ini nantinya akan menjadi ranah DPRD dan partai koalisi. Kami masih menunggu adanya komunikasi lebih lanjut,” katanya.
Terkait kemungkinan pengganti dari Partai Amanat Nasional (PAN), Ai Ratna menegaskan bahwa secara regulasi tidak ada keharusan calon berasal dari PAN.
Oleh karena itu, penting bagi partai koalisi untuk berdiskusi mengenai sosok yang cocok untuk mendampingi Bupati Ciamis.
“Siapapun yang akan mendampingi Bupati harus memiliki keserasian dengan beliau. Ini merupakan hal yang harus di pertimbangkan dengan matang,” tambahnya.
Hingga saat ini, belum ada nama yang muncul sebagai sosok calon pengganti wabup Ciamis. Pembicaraan di tingkat partai koalisi pun masih dalam tahap awal, dengan berbagai dinamika yang harus diakomodasi oleh masing-masing partai. (GaluhID/Resa)
Editor: Evi
