CIAMIS, galuh.id – Pemerintah Kabupaten Ciamis melepas kafilah Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-8 tingkat Provinsi Jawa Barat di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ciamis, Jumat (23/10/2026). Kontingen Kabupaten Ciamis membawa semangat dan optimisme untuk meraih gelar juara umum dengan mengusung motto “Ciamis Datang Tandang Makalangan Mulang Mawa Kahayang, Ciamis Juara di Hate Jawara di Arena”.
Dalam ajang yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 tersebut, Kabupaten Ciamis mengikutsertakan peserta pada seluruh 14 mata lomba yang terdiri dari cabang akademik dan seni. Kafilah diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para peserta, pembimbing, serta ofisial yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Ia berharap seluruh kontingen dapat berjuang maksimal dan meraih hasil terbaik melalui latihan, kerja keras, kekompakan, serta doa bersama.
“Lomba itu pasti ada kalah dan menang. Namun, dengan latihan dan kerja keras, anak-anak kita sudah membuktikan keberaniannya. Saya berharap saat perlombaan nanti mereka siap, tidak gemetar, dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya,” ujar Andang.
Menurutnya, persiapan yang matang harus diimbangi dengan dukungan para pembimbing dan ofisial dalam menyusun strategi serta memberikan arahan kepada peserta. Ia juga mengajak orang tua dan masyarakat untuk memberikan dukungan agar semangat para peserta semakin meningkat.
Andang mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari sikap dan akhlak selama mengikuti perlombaan.
“Yang paling penting adalah akhlaknya. Jangan sampai ketika menjadi juara, anak-anak justru menjadi sombong. Juara itu bukan semata-mata karena diri kita, tetapi hasil usaha dan kesempatan yang diberikan Allah SWT. Karena itu, ketika meraih juara, kita harus tetap bersyukur,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada para peserta agar menjaga kesehatan, mengatur pola makan, serta tetap semangat selama mengikuti rangkaian kegiatan. Menurutnya, keikutsertaan dalam Porsadin juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan belajar dari daerah lain.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Porsadin ke-8 Kabupaten Ciamis, Anwar Baihaqi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kafilah Ciamis mengikuti seluruh 14 mata lomba yang dipertandingkan.
Adapun komposisi kontingen terdiri dari 28 peserta, 12 ofisial, 14 pembimbing, dan 16 panitia. Selain itu, dukungan juga datang dari masyarakat yang diperkirakan mencapai sekitar 150 orang sebagai tim suporter atau pendukung kontingen.
Anwar menjelaskan, pemberangkatan kafilah dibagi menjadi dua kloter. Kloter pertama telah diberangkatkan lebih awal untuk mengikuti pertandingan bulutangkis yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat.
Ia menyebut Kabupaten Ciamis memiliki catatan prestasi dalam ajang Porsadin, yakni pernah meraih gelar juara umum pada penyelenggaraan pertama dan keempat. Berbekal pengalaman tersebut, pihaknya berharap Ciamis kembali menorehkan prestasi pada Porsadin ke-8.
“Kabupaten Ciamis pernah menjadi juara umum Porsadin pertama dan keempat. Mudah-mudahan pada Porsadin ke-8 ini, Ciamis kembali bisa meraih juara umum. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar anak-anak, ofisial, dan pembimbing dapat membawa nama baik Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan bahwa keberhasilan persiapan kontingen merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak, mulai dari peserta, pembimbing, ofisial, panitia, hingga dukungan masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Porsadin ke-8 tingkat Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Ciamis berharap dapat menunjukkan kemampuan terbaik di bidang olahraga dan seni diniyah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak dalam berkompetisi.
