Puluhan Tahun Menanti, Any Randiany Tenaga Honorer Ciamis Resmi Jadi ASN PPPK

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id — Setelah 32 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer, Any Randiany bersama ratusan honorer lainnya di Kabupaten Ciamis resmi menjadi ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Momen bersejarah tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK Paruh Waktu oleh Pemkab Ciamis yang berlangsung di Stadion Galuh, Selasa (23/12/2025).

Meski berstatus paruh waktu, pengangkatan ini menjadi tonggak penting bagi para honorer yang telah puluhan tahun mengabdi tanpa kepastian status.

“Meskipun paruh waktu, tapi ini ASN. Perjuangan kami selama berpuluh-puluh tahun akhirnya membuahkan hasil. Alhamdulillah,” ungkap Any dengan haru.

- Advertisement -

Any, yang saat ini masih bertugas di Kelurahan Ciamis, mengaku perjalanan panjang tersebut bukan hal yang mudah.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemkab Ciamis, termasuk Bupati dan DPRD, yang secara konsisten mengawal aspirasi tenaga honorer hingga ke pemerintah pusat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati dan pimpinan daerah. Mulai dari akomodasi, perjuangan ke Jakarta, hingga komunikasi dengan pemerintah pusat. Semuanya benar-benar didukung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Any menyebut pengangkatan PPPK Paruh Waktu sebagai momen sakral bagi para honorer.

- Advertisement -

“Setelah dinyatakan berhasil, kami langsung sujud syukur. Ini bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk keluarga. Ini adalah momen yang paling di tunggu oleh para honorer, guru, dan pegawai di seluruh instansi,” katanya.

Pengangkatan Honorer ASN PPPK Paruh Waktu

Any berharap, status PPPK Paruh Waktu dapat menjadi jalan menuju pengangkatan PPPK penuh waktu di masa mendatang.

“Mudah-mudahan satu atau dua tahun ke depan kami bisa diangkat menjadi penuh waktu. Sesuai dengan kemampuan anggaran daerah, provinsi, maupun pusat,” harapnya.

Sebagai Ketua Honorer Kabupaten Ciamis, Any menegaskan bahwa perjuangan belum berakhir.

Ia menyebut masih terdapat kekosongan formasi akibat gelombang pensiun ASN yang jumlahnya mencapai hampir 400 orang, yang harapan dapat di isi oleh PPPK Paruh Waktu.

“Kami meyakini komitmen Pak Bupati untuk menyelesaikan persoalan tenaga honorer sampai tuntas. Kami siap membantu dan terus berjuang hingga menjadi penuh waktu,” tegasnya.

Any juga menambahkan, kebijakan penyerahan SK secara langsung tanpa sistem daring atau hybrid menjadi simbol penghormatan bagi para honorer.

“Kami ingin ini bukan sekadar seremoni. Ini momen sakral. Alhamdulillah, berkat respons cepat Pak Bupati, penyerahan SK bisa terlaksana secara langsung dan bersama-sama,” pungkasnya. (GaluhID/Tegar)

Editor: Evi

- Advertisement -
Berita Terbaru

Talenta Muda Asal Ciamis Tembus Akademi Sepak Bola Singapura, Harumkan Nama Daerah

Ciamis, galuh.id – Prestasi membanggakan datang dari dunia sepak bola usia dini. Seorang talenta muda asal Desa Banjarsari, Kecamatan...

Artikel Terkait