Jumat, Januari 9, 2026

Rehabilitasi Pemberantasan Narkoba BNNK Ciamis Lampaui Target Nasional

Baca Juga
- Advertisement -
- Advertisement -

Ciamis, galuh.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis mencatat kinerja positif dalam pelaksanaan program rehabilitasi serta pemberantasan narkoba sepanjang tahun 2025.

Melalui berbagai strategi terpadu, capaian BNNK Ciamis bahkan berhasil melampaui target prioritas nasional yang telah ditetapkan.

Keberhasilan tersebut tercapai melalui pendekatan rehabilitasi berbasis masyarakat, penguatan layanan pemulihan penyalahguna narkotika. Serta peningkatan sinergi lintas sektor dalam penegakan hukum.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BNNK Ciamis dalam menjalankan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) secara berkelanjutan.

- Advertisement -

Kepala BNNK Ciamis, Yaya Suriadijaya, mengatakan bahwa upaya P4GN pelaksanaannya secara komprehensif dengan mengedepankan pendekatan demand reduction dan harm reduction.

“BNNK Ciamis tidak semata-mata berfokus pada penindakan, tetapi juga menitikberatkan pada pemulihan penyalahguna narkotika. Melalui layanan rehabilitasi yang mudah diakses dan berkesinambungan,” ujar Yaya, Jumat (2/1/2026).

Dalam bidang rehabilitasi, BNNK Ciamis menjalin kerja sama dengan sejumlah Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM). Di antaranya Inabah 2 Putri, Yayasan Ar Rahmaniyah, serta Puskesmas Handapherang.

Kolaborasi tersebut fokus pada penguatan kapasitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam memberikan layanan rehabilitasi bagi masyarakat.

- Advertisement -

Sepanjang 2025, BNNK Ciamis juga mengembangkan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) berkelanjutan, yaitu pendekatan rehabilitasi sederhana dengan ambang batas rendah (low threshold).

Metode Rehabilitasi dan Pemberantasan Narkoba

Melalui metode ini, masyarakat dapat mengakses layanan rehabilitasi tanpa persyaratan yang rumit.

“IBM memanfaatkan sumber daya lokal dan kearifan masyarakat setempat sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan,” jelas Yaya.

IBM berkelanjutan tersebut telah dibentuk di Desa Mekarjaya, Baregbeg Ciamis. Dengan nama IBM Mekarjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis.

Program ini didukung oleh lima Agen Pemulihan yang telah mendapatkan pelatihan dan saat ini mendampingi lima klien rehabilitasi, dengan hasil capaian berada pada kategori Prima.

Selain penguatan IBM, BNNK Ciamis juga telah resmi memiliki Klinik Pratama setelah mengantongi Surat Izin Operasional dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Di bidang pemberantasan, Seksi Pemberantasan BNNK Ciamis pada tahun anggaran 2025 memperoleh target prioritas nasional sebanyak 15 orang tersangka atau klien.

Namun, hingga akhir tahun, realisasi capaian berhasil melampaui target tersebut dengan total 41 orang tersangka atau klien. Dari jumlah tersebut, dua orang berjenis kelamin perempuan, sementara sisanya laki-laki, dengan rentang usia dewasa.

Yaya menjelaskan, tidak seluruh klien merupakan warga Ciamis. Beberapa di antaranya berasal dari luar daerah yang menggunakan narkotika saat berada di wilayah kerja BNNK Ciamis. Termasuk wilayah Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam menangani penyalahgunaan narkotika. Sekaligus memastikan para pengguna mendapatkan rekomendasi rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (GaluhID/Resa)

Editor: Evi

- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terbaru

Kolaborasi Media dan Pemerintah, IJTI Galuh Raya Bangun Optimisme Ciamis

Ciamis, galuh.id – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Galuh Raya memperkuat kolaborasi antara media dan pemerintah daerah dalam membangun...

Artikel Terkait

Eksplorasi konten lain dari Galuh.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca