Banjar, galuh.id – Tembok rumah semi permanen milik Eti Rohaeti warga Kota Banjar, Jawa Barat, ambruk dugaan karena lapuk dan kondisi tanah yang labil.
Peristiwa tersebut terjadi di Lingkungan Banjar Kolot, Kelurahan Banjar, pada Kamis (24/4/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh tembok yang tidak lagi kokoh karena termakan usia dan tanah yang tidak stabil.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, meskipun insiden terjadi saat penghuninya berada di dalam rumah,” ujar Yudi.
Merespons laporan tersebut, tim BPBD Kota Banjar segera mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen.
Dalam asesmen itu, petugas menemukan bahwa faktor utama penyebab rumah ambruk adalah kondisi fisik tembok yang sudah lapuk dimakan usia.
BPBD Kota Banjar juga menyerahkan bantuan logistik langsung kepada korban melalui Plt Kepala Pelaksana dan pihak kelurahan.
Karena khawatir akan kemungkinan tembok yang tersisa kembali ambruk, penghuni rumah tersebut memutuskan untuk mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.
“Penghuni rumah sementara waktu mengungsi demi keselamatan mereka,” tambah Yudi.
Dalam kesempatan yang sama, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap ancaman bencana. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan kondisi tanah yang labil.
“Bencana alam bisa terjadi kapan saja. Oleh karena itu, kewaspadaan adalah kunci,” pungkasnya. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
