Kamis, Juli 25, 2024

Selebrasi Berlebihan Australia U-16 Buat Erick Thohir Geram

Baca Juga
- Advertisement -

Galuh.id– Selebrasi berlebihan Australia U-16 di laga semifinal Piala AFF U-16 2024 melawan Timnas Indonesia U-16 membuat Ketum PSSI, Erick Thohir geram.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Manahan pada Senin (1/7/2024) tersebut, Australia berhasil mengalahkan Timnas Indonesia U-16 dengan skor 5-3.

Kemenangan tersebut berhasil mengantarkan Australia U-16 ke babak final Piala AFF U-16 2024.

- Advertisement -

Sementara Timnas Indonesia U-16 akan menjalani laga perebutan tempat ketiga dalam kompetisi tersebut.

Selebrasi Australia U-16 Memprovokasi?

Di babak pertama, pertandingan Timnas Indonesia U-16 vs Australia U-16 berakhir dengan skor imbang 2-2.

Meskipun Timnas Indonesia U-16 berada dalam kondisi sulit dengan harus bermain sepuluh pemain sejak menit ke-27 akibat kartu merah Raihan Apriansyah.

Australia menambah tiga gol di babak kedua, sementara Indonesia hanya mampu menambah satu gol lagi.

Pertandingan sempat berjalan panas dengan banyak tekel keras dan keributan di lapangan. 

Namun, setelah pertandingan, para pemain bersalaman dan menunjukkan rasa hormat satu sama lain. 

Meski demikian, para pemain Australia tampak berselebrasi dengan mengejek suporter tuan rumah.

Usai laga tersebut Erick Thohir akhirnya menyoroti selebrasi para pemain Socceroos yang dinilai memprovokasi.

Baca juga: Perebutan Peringkat Ketiga Piala AFF U-16 2024: Timnas Indonesia U-16 vs Vietnam

Erick Thohir geram, sebab menurutnya para pemain Timnas Australia U-16 tampak masih menyimpan ‘dendam’.

“Kenapa mereka melakukan selebrasi berlebihan? Mungkin karena tim U-23 mereka kalah dari kita. Kekalahan itu membuat mereka merasa malu,” ujar Erick dikutip dari Solopos.

Pada April lalu, Timnas Indonesia U-23 mengalahkan Australia 1-0 di babak grup Piala Asia U-23. 

Gol tunggal dalam pertandingan tersebut tercipta melalui Komang Teguh.

Terlepas dari insiden tersebut, Erick Thohir memuji penampilan Timnas Indonesia U-16. 

Ia merasa Garuda Muda bermain dengan baik dan penuh semangat juang meskipun kurang beruntung.

“Saya rasa pemain kita bermain baik. Kenapa bermain baik? Karena kita bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-28. Tapi kita masih bisa mencetak dua gol. Itu menunjukkan semangat juang yang tinggi. Meski kita kalah, saya tidak merasa kita kalah dari mereka,” jelas Erick. (GaluhID/Dianti)

- Advertisement -
- Advertisement -
 
 
Berita Terbaru

Optimalkan Penerimaan Pajak, P3DW Kota Banjar Terapkan Konsep Door To Door

Berita Banjar, galuh.id - Pusat Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Banjar Provinsi Jawa Barat terus berupaya optimalkan penerimaan pajak...

Artikel Terkait