Ciamis, galuh.id – Puncak peringatan Hari Guru Nasional dan Hari PGRI tingkat Kabupaten Ciamis ditandai dengan pelaksanaan seminar yang melibatkan kolaborasi antara insan pendidikan dan insan pers.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan sinergi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan Ciamis, Erwan Darmawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para jurnalis dan media yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.
Menurutnya, kolaborasi ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi institusi pendidikan. Dan harapan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun kualitas pendidikan di Ciamis.
“Acara ini menjadi refleksi bagi seluruh insan pendidikan. Selama setahun ini banyak prestasi yang telah teraih. Namun kami juga menyadari masih terdapat berbagai kekurangan yang harus perbaiki,” ujar Erwan, Senin (24/11/2025).
“Melalui masukan dari masyarakat, tokoh, dan media, kami berharap dapat menggali lebih dalam apa saja yang perlu pembenahan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Ciamis,” sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Erwan juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama ini terdapat sikap atau pernyataan dari guru maupun tenaga kependidikan yang kurang berkenan bagi masyarakat maupun rekan media.
Ia mengajak seluruh elemen untuk kembali bersatu membangun pendidikan Ciamis secara kolaboratif dari berbagai unsur masyarakat.
Seminar Hari Guru, HLS dan RLS di Ciamis Meningkat
Terkait kondisi cuaca ekstrem, Dinas Pendidikan memastikan telah melakukan koordinasi dengan Korwil dan K3S untuk memantau situasi di lapangan.
Beberapa wilayah seperti Panjalu, Rajadesa, serta jalur Kawali dilaporkan sempat terdampak longsor yang berpotensi menghambat akses siswa ke sekolah.
“Laporan yang masuk Alhamdulillah masih dalam kategori tidak terlalu mengkhawatirkan dan belum mengganggu proses belajar mengajar secara signifikan. Namun kami tetap siaga dan akan segera berkoordinasi apabila terjadi gangguan yang lebih serius,” jelasnya.
Untuk tahun ini, Dinas Pendidikan mencatat terdapat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang masuk program rehabilitasi sekitar 10% jumlah total.
“Kami terus mengupayakan berbagai sumber pendanaan, baik formal dari pemerintah maupun dukungan pihak swasta dan masyarakat, demi percepatan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan,” tambahnya.
Pada tingkat provinsi, Kabupaten Ciamis juga menorehkan prestasi dalam bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dengan meraih dua juara pertama dan enam juara kedua, serta masuk dalam tiga besar terbaik pengelolaan GTK.
Selain itu, indikator pendidikan seperti Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) terus menunjukkan peningkatan.
HLS Ciamis tercatat berada di atas rata-rata nasional. Sementara RLS mencapai capaian dua digit, menjadi salah satu yang tertinggi di wilayahnya.
Keberhasilan ini, menurut Erwan, merupakan hasil sinergi lintas sektor, tidak hanya kerja Dinas Pendidikan semata. (GaluhID/Tegar)
Editor: Evi
