Ciamis, galuh.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis resmi membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah pada Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan yang digelar di lingkungan lapas ini menjadi bagian dari upaya pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter warga binaan.
Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi antara Lapas Ciamis dengan Institut Nahdlatul Ulama Ciamis (INU) dan Universitas Islam Darussalam Ciamis (UID).
Sejumlah pimpinan dari kedua perguruan tinggi turut hadir dalam acara pembukaan.
Wakil Rektor III INU Ciamis, Dodi Suhendi, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.
“Kunci kehidupan adalah ilmu. Tanpa ilmu, manusia tidak mampu menjalani hidup dengan baik. Kehadiran kami di sini untuk memberikan akses pengetahuan sekaligus membentuk karakter warga binaan,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan UID Ciamis, Sumadi, menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam kehidupan.
“Kemajuan ilmu harus diiringi nilai agama agar tidak kehilangan arah. Program ini menjadi langkah nyata dalam membentuk pribadi yang berilmu dan berakhlak,” katanya.
Ia juga membuka peluang bagi warga binaan yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, secara resmi membuka kegiatan dengan menyematkan tanda peserta kepada perwakilan warga binaan. Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara lapas dan perguruan tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk pribadi warga binaan secara utuh, baik secara intelektual maupun spiritual. Sehingga mereka siap kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat serta bingkisan berupa kue hasil karya warga binaan kepada pihak INU dan UID. Acara kemudian berlanjut dengan sesi foto bersama.
Melalui program Pesantren Kilat Ramadhan ini, Lapas Ciamis berharap dapat mencetak warga binaan yang lebih siap menghadapi masa depan dengan bekal iman dan ilmu. (GaluhID/Resa)
Editor: Evi
