Ciamis, galuh.id — Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 2 Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis tampil berbeda dengan sistem prasmanan pada Selasa (31/3/2026).
Untuk pertama kalinya, penyajian makanan menggunakan sistem prasmanan. Metode ini tentunya menghadirkan pengalaman baru yang disambut antusias oleh para siswa.
Program yang oleh SPPG Kawasen 2 Banjarsari suplai ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan sekaligus tindak lanjut arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala SPPG Kawasen 2, Azi Ahmanul Hizaz, mengatakan bahwa perubahan metode penyajian ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan tanpa mengabaikan standar gizi.
“Metode prasmanan ini menjadi inovasi kami, sekaligus arahan dari BGN. Meski penyajiannya berbeda, kami tetap memastikan menu yang kami berikan memenuhi standar gizi seimbang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, SPPG menyiapkan menu berupa ayam geprek, tahu, buncis, nasi, serta buah semangka. Seluruh makanan dimasak di dapur SPPG sebelum distribusikan ke sekolah sesuai jadwal.
Sebanyak 229 siswa dan 12 tenaga pendidik menerima manfaat dari program tersebut.
Menurut Azi, metode prasmanan terbukti efektif, terlihat dari tingginya antusiasme siswa serta makanan yang tersaji habis dikonsumsi.
“Alhamdulillah, respons siswa sangat positif. Selain memenuhi kebutuhan gizi, kami ingin program ini juga menghadirkan pengalaman makan yang menyenangkan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi. Tetapi juga membangun suasana kebersamaan di lingkungan sekolah.
“Harapan, penerapan sistem prasmanan MBG ini dapat mempererat hubungan antara siswa, pihak sekolah, dan penyedia layanan. Sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan makan sehat,” pungkasnya. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
