Ciamis, galuh.id – Siswa SDN 3 Sindangsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, terlibat langsung dalam kegiatan tanam jagung program Polsek Banjarsari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/1/2026) di lahan Kelompok Tani Desa Sindangsari.
Kepala SDN 3 Sindangsari, Linda Sugiarti, mengatakan keterlibatan siswa dalam kegiatan ini bertujuan memberikan pembelajaran kontekstual. Agar siswa memahami secara langsung proses bercocok tanam, khususnya jagung.
“Selama ini anak-anak hanya mendapatkan teori di kelas. Dengan kegiatan ini mereka bisa melihat dan mempraktikkan langsung cara menanam jagung,” ujar Linda.
Menurutnya, pelibatan pelajar dalam program penanaman jagung yang digagas kepolisian merupakan langkah yang sangat positif.
Ia juga merasa bangga karena siswa siswinya dapat ikut ambil bagian dalam program Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya di bidang ketahanan pangan.
Ia pun mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terjalin dalam kegiatan tersebut.
“Ini kolaborasi yang sangat baik antara Polsek, Koramil, kecamatan, desa, sekolah, dan Dinas Pertanian,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pembelajaran lapangan seperti penanaman memang sudah sering oleh sekolah lakukan. Namun keterlibatan dengan lintas sektor, apalagi dalam program Asta Cita Presiden Prabowo, baru pertama kali mengikutinya.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ucapnya.
Dalam kegiatan ini Lanjut Linda, selain menambah wawasan, para siswa juga mendapatkan materi langsung dari Dinas Pertanian.
“Anak-anak pun terlihat antusias dan bahagia bisa berinteraksi langsung dengan anggota Polri dan TNI, ” terangnya.
Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Banjarsari, Umayah, menjelaskan kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program swasembada pangan.
Menurutnya, swasembada pangan tidak hanya fokus pada padi, tetapi juga jagung dan kedelai.
“Salah satunya melalui kerja sama dengan Polri dengan menanam jagung jenis hibrida,” kata Umayah.
Rencananya luas lahan yang akan ditanami jagung di wilayah tersebut mencapai sekitar 750 hektare. Pelaksanaan penanaman secara bertahap hingga target terpenuhi. (GaluhID/Uus)
Editor: Evi
