olahraga, galuh.id– Statistik Timnas Indonesia U-17 vs Yaman di Piala Asia U-17 2025 menunjukkan penampilan yang solid dan efektif dari Garuda Asia.
Kemenangan 4-1 pada matchday kedua di Stadion Prince Abdullah Al-Faisal, Jeddah, Arab Saudi, menggambarkan kegigihan dan gagahnya Indonesia.
Dengan keunggulan 2 gol di babak pertama, Indonesia mempertahankan dominasi meski tampil lebih defensif pada babak kedua.
Strategi tersebut sangat efektif dan menambah dua gol lagi di sisa waktu pertandingan.
Dalam laga ini, Timnas Indonesia U-17 menerapkan formasi 5-4-1, sementara Yaman menggunakan pola 4-3-3.
Meski sempat menghadapi beberapa kesulitan, Indonesia tidak tampil pasif seperti saat melawan Korea Selatan.
Yaman yang tertinggal, harus bermain terbuka untuk mengejar ketertinggalan, dan ini memberikan keuntungan bagi Indonesia.
Kekuatan utama Timnas Indonesia terletak pada ketajaman serangan dan soliditas pertahanan.
Baca juga: Pesta Gol! Timnas Indonesia U-17 Libas Yaman, Lolos ke Piala Dunia U-17 2025
Statistik Timnas Indonesia U-17 vs Yaman
Garuda Asia melepaskan total 13 tembakan, sedikit lebih sedikit daripada Yaman yang mencatatkan 14 tembakan.
Namun, Indonesia lebih apik dalam penyelesaian akhir dengan 7 tembakan mengarah tepat sasaran, sementara 5 yang melenceng.
Sebanyak 9 dari 13 peluang Indonesia tercipta dari dalam kotak penalti, sedangkan 4 sisanya berasal dari luar kotak penalti.
Sebaliknya, Yaman memiliki 9 tembakan dari luar kotak penalti, dengan hanya 5 tembakan yang mengarah ke gawang, dan 4 lainnya off target.
Akurasi tembakan Yaman tercatat hanya 35,7%, jauh dibawah Indonesia yang mencapai 53,8%.
Meski Indonesia hanya menguasai 44% penguasaan bola, mereka mampu tampil efektif.
Yaman yang lebih dominan dalam penguasaan bola (56%) berusaha menyerang lebih agresif, terutama setelah penalti yang mereka dapatkan di babak kedua.
Namun, Indonesia mampu mengatasi tekanan dan tetap menjaga keunggulan.
Indonesia membuka skor pada menit ke-15 melalui tembakan Zahaby Gholy yang mengenai mistar gawang sebelum masuk.
Yaman sempat memberikan ancaman melalui peluang Aiman Abdulrab dan tandukan Karem Abdulatif, namun tidak cukup membahayakan.
Pada menit ke-25, Indonesia menggandakan skor lewat sundulan Fadly Alberto yang menerima umpan silang dari Gholy, menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Di babak kedua, pelatih Nova Arianto melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Gholy dan Alberto.
Yaman mendapat peluang melalui penalti setelah Putu Panji melanggar di kotak penalti, dan Mohammed Al Garash berhasil mencetak gol dari titik putih, memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Namun, Indonesia kembali memperbesar keunggulan pada menit ke-85 melalui penalti Evandra Florasta setelah Rafi Rasyiq dijatuhkan di kotak penalti.
Tiga menit kemudian, Evandra mencetak gol kedua dalam laga ini setelah menerima umpan dari Josh Holong, menutup pertandingan dengan skor 4-1.
Kemenangan ini menunjukkan pentingnya menjaga momentum dalam pertandingan.
Meski Yaman berusaha bangkit setelah penalti mereka, Indonesia tetap tenang dan berhasil mencetak dua gol di akhir laga ketika lawan semakin panik.
