Pangandaran, galuh.id – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan pantai Pangandaran yang penuh dengan sampah.
Hal itu ia ungkapkan saat berkunjung ke Pantai Barat Pangandaran, Blok Ciborok, pada Sabtu (26/4/2025) kemarin.
Momen tersebut ia abadikan dalam sebuah unggahan video berdurasi 1 menit 43 detik di akun Instagram pribadinya @susipudjiastuti115.
Kunjungan Susi bersama anak dan cucunya untuk menikmati libur sekolah justru di warnai pemandangan memilukan dengan adanya tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang garis pantai.
“Ini mau berenang hari Sabtu, anak-anak libur sekolah, tapi pantai penuh dengan sampah,” kata Susi, mengutip postingan akun Instagramnya, Minggu (27/4/2025).
Selain sampah yang di buang sembarangan dari rumah, jalanan, dan tempat wisata, Susi juga menyoroti dampak buruknya terhadap ekosistem laut.
Ia menunjukkan bagaimana praktik ilegal pengambilan benih lobster (BBL) yang menggunakan alat tangkap destruktif, memperburuk kerusakan lingkungan.
“Laut sudah disampahin, dikotorin, ini apa nih? Dirusak, diambil bibit-bibit lobster pakai alat-alat seperti ini,” tambahnya.
Sebagai bentuk aksi nyata, Susi dan keluarganya bergotong royong membersihkan sampah yang berserakan di pantai tersebut.
Melalui tindakan ini, Susi berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Ia bahkan berandai-andai agar gelombang besar datang dan “menggulung” kerusakan yang telah manusia buat, demi menyadarkan manusia atas perbuatannya.
Pesan penting dari Susi Pudjiastuti adalah ajakan untuk menjaga kebersihan pantai dan melindungi ekosistem laut. (GaluhID/Diana)
Editor: Evi
